Pemprov PBD Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan di Peringatan Hari Kartini

  • 21 Apr 2026 17:54 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, pada peringatan Hari Kartini ke-147 yang digelar di Vega Prime Hotel Sorong, Selasa, 21 April 2026.

Peringatan Hari Kartini ke-147 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, Ketua DPRP PBD Ortis Sagrim, serta Ketua TP PKK Papua Barat Daya Susana Orpa Kambu.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dalam sambutannya menekankan bahwa momentum Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat penting untuk melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan bagi perempuan.

“Peringatan ini bukan hanya mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, tetapi juga mengingatkan kita untuk terus memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan pemberdayaan perempuan di semua bidang,” ujarnya.

Mengusung tema “Perempuan 1000 Profesi sebagai Pilar Pembangunan Masa Depan Negara”, peringatan tahun ini mencerminkan peran perempuan yang semakin luas dan strategis dalam pembangunan.

Perempuan kini dinilai telah hadir di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga kewirausahaan, pertanian, perikanan, inovasi, dan kepemimpinan.

Di Papua Barat Daya, peran perempuan dinilai sangat vital, tidak hanya sebagai pendidik dalam keluarga, tetapi juga sebagai penjaga nilai budaya serta penggerak ekonomi dan pembangunan sosial.

Namun demikian, Gubernur mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pendidikan, layanan kesehatan, kesempatan kerja, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat peran perempuan melalui kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Pemprov PBD, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia perempuan melalui penguatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, serta peningkatan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan.

Ia meyakini, ketika perempuan diberi ruang dan kesempatan yang setara, mereka mampu menjadi pilar utama dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa.

“Semangat Kartini harus terus hidup, menjadi energi untuk membangun Papua Barat Daya yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....