13 April, Jejak Sejarah Bank Papua Membangun Ekonomi Daerah
- 13 Apr 2026 06:30 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID Teminabuan: PT Bank Pembangunan Daerah Papua atau Bank Papua memperingati hari jadinya setiap tanggal 13 April sebagai momentum refleksi perjalanan panjang sejak berdiri pada tahun 1966. Mengutip laman resmi Bank Papua, bank kebanggaan masyarakat Bumi Cenderawasih ini terus bertransformasi dari lembaga pembangunan daerah menjadi pilar utama penggerak ekonomi di seluruh wilayah Papua.
Berdasarkan catatan sejarah perusahaan, Bank Papua awalnya didirikan dengan nama Bank Pembangunan Daerah Irian Jaya (BPD Irian Jaya). Pendirian ini disahkan melalui SK Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Irian Barat No.37/GIB/1966 tertanggal 13 April 1966 dengan modal awal senilai Rp4 juta. Kehadirannya saat itu diproyeksikan untuk membantu pemerintah dalam mendanai berbagai proyek pembangunan di wilayah Irian Barat.
Seiring penguatan struktur organisasi, pada tahun 1976 institusi ini resmi menyandang nama Bank Pembangunan Daerah Irian Jaya dengan peningkatan modal disetor menjadi Rp500 juta. Mengutip dokumen profil perusahaan, transformasi besar terjadi pada tahun 2000 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang mengubah bentuk hukum dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
"Perubahan status hukum tersebut kemudian diformalkan melalui Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2002 dan disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM pada 16 Juli 2002," tulis laporan resmi sejarah Bank Papua.
Sejak saat itu, permodalan Bank Papua terus mengalami penguatan signifikan. Tercatat modal dasar meningkat dari Rp150 miliar pada 2001, menjadi Rp1 triliun pada 2004, hingga mencapai angka Rp4 triliun pada tahun 2013. Pertumbuhan modal ini memungkinkan bank yang berkantor pusat di Jalan A. Yani No. 5-7, Jayapura, tersebut memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok.
Kini, Bank Papua tidak hanya berfokus pada fungsi perbankan konvensional. Melalui visi transformasi digital, Bank Papua berkomitmen memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berkelanjutan di seluruh wilayah administrasi Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....