IPSI Papua Barat Daya ikuti Munas XVI IPSI tahun 2026
- 10 Apr 2026 19:40 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Jakarta,Sorong- Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tahun 2026 resmi dibuka dengan rangkaian welcome dinner yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis 9 April 2026.
Munas XVI IPSI dibuka oleh Wakil Ketua Umum PB IPSI, Sugiono, dan dihadiri para pengurus IPSI dari seluruh Indonesia serta pimpinan berbagai perguruan pencak silat tingkat pusat.
Dalam kegiatan ini Ketua IPSI Provinsi Papua Barat Daya Adolof Kambuaya, hadir sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung kemajuan pencak silat di Indonesia.
Adolof Kambuaya mengatakan bahwa keikutsertaan Papua Barat Daya dalam Munas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran daerah dalam pembinaan atlet dan pelestarian budaya pencak silat.
“Kehadiran kami di Munas ini adalah bentuk komitmen untuk terus mendorong pembinaan pencak silat di Papua Barat Daya. Kami ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjaga pencak silat sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan,” katanya
Adolof menambahkan bahwa Papua Barat Daya memiliki potensi besar dalam pengembangan pencak silat, baik dari sisi generasi muda maupun dukungan pemerintah daerah.
“Kami optimistis, dengan sinergi antara daerah dan pusat, pencak silat di Papua Barat Daya bisa berkembang dan berkontribusi di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Selain menjadi forum strategis organisasi, Munas XVI IPSI juga menjadi ajang silaturahmi antar daerah guna mempererat hubungan dan memperkuat soliditas dalam memajukan pencak silat Indonesia.
Dalam rangkaian kegiatan yang digelar selama empat hari dimulai hari ini, Kamis 9 April 2026 hingga 12 April 2026, turut dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate yang dipimpin oleh Muhammad Taufik.
Penyerahan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat legalitas dan eksistensi perguruan pencak silat di Tanah Air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....