Aspers Danpasmar 3 Hadiri Prosesi Penerimaan hingga Pelepasan Jenazah

  • 27 Mar 2026 12:51 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tokoh proklamator Tanah Papua di Provinsi Papua Barat Daya, Aspers Danpasmar 3 Kolonel Mar Alexander C. Wardono,menghadiri prosesi penerimaan hingga pelepasan jenazah mendiang Dr. Drs. Don Augusthinus Lamaech Flassy, M.A., yang berlangsung khidmat di Lobby Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong, Rabu (25/03/2026).

Beliau dikenal sebagai tokoh intelektual Papua yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pemikiran mengenai identitas, budaya, dan bahasa masyarakat Papua. Sebagai akademisi, antropolog, dan budayawan, beliau aktif memperjuangkan pengakuan jati diri Orang Asli Papua sebagai bagian dari rumpun Melanesia melalui kajian ilmiah dan dialog sosial.

Sepanjang hidupnya, beliau memberikan perhatian besar terhadap pelestarian bahasa daerah Papua sebagai warisan budaya yang memiliki nilai historis dan identitas kuat bagi masyarakat adat. Pemikiran dan karya-karyanya menjadi rujukan penting dalam kajian antropologi, linguistik, serta dinamika sosial budaya Papua, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., yang diwakili Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya tokoh yang dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah serta penguatan identitas masyarakat Papua, termasuk kontribusinya dalam proses terbentuknya Provinsi Papua Barat Daya.

Sementara itu Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menyampaikan belasungkawa. Kehadiran Aspers Danpasmar 3 dalam prosesi tersebut menjadi wujud empati dan penghormatan kepada sosok yang telah memberikan sumbangsih pemikiran berharga bagi masyarakat Papua dan bangsa Indonesia.

Mendiang Dr. Drs. Don Augusthinus Lamaech Flassy, M.A., lahir pada 28 Agustus 1947 dan wafat pada 22 Maret 2026 pada usia 79 tahun. Almarhum dimakamkan di kampung halamannya di Tanah Tehit (Tehid), Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Rabu (25/03/2026), setelah rangkaian prosesi persemayaman, pembacaan riwayat hidup, serta doa bersama sebagai penghormatan terakhir. (Rls)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....