Bupati Orideko Luncurkan Lomba Kebersihan Waisai Asri 2026 Berhadiah Rp200 Juta

  • 26 Mar 2026 05:42 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Bertempat di Lapangan Apel Kantor Bupati Raja Ampat, Bupati Orideko Iriano Burdam secara resmi meluncurkan lomba kebersihan dan keindahan lingkungan bertajuk "Waisai Asri 2026". Perlombaan ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Raja Ampat ke-23 sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan di jantung ibukota.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kebersihan Kota Waisai adalah harga diri seluruh masyarakat Raja Ampat. "Waisai adalah pintu gerbang pariwisata dunia. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan moral untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup kita sehari-hari," tegas Orideko di lapangan apel kantor bupati, Rabu, 26 Maret 2026.

Kategori dan lingkup penilaian

lomba tahun ini melibatkan seluruh elemen masyarakat yang terbagi dalam lima kelompok utama yaitu organisasi perangkat daerah (OPD), kelompok RT, rumah ibadah, paguyuban, sekolah.

-Penilaian kelompok organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten raja ampat, meliputi halaman dan area luar halaman, kebersihan selokan, dan penataan taman kantor.

-Kelompok RT meliputi kebersihan drainase, pengelolaan sampah rumah tangga, serta partisipasi gotong royong warga yang didampingi oleh OPD sebagai satuan organisasi pembina.

- Kelompok rumah ibadah (masjid, gereja, pura) meliputi kebersihan halaman, ketersediaan sanitasi yang layak, serta keasrian taman.

- Kelompok paguyuban yang dinilai kreativitas kerukunan keluarga dalam menata jalur protokoler/jalan utama sepanjang 300 meter dan kebersihan sekretariat.

- Kelompok sekolah (konsep adiwiyata): Penilaian mencakup inovasi pengelolaan sampah organik, penghijauan sekolah, dan edukasi lingkungan bagi siswa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Adam Malik menerangkan pelaksanaan dan penjurian kegiatan dirancang secara sistematis melalui beberapa tahapan penting. Mulai dari sosialisasi dan pendaftaran pada 23-31 Maret 2026.

Tahapan aksi dan pendampingan sepanjang April 2026. "Seluruh peserta akan melakukan aksi bersih-bersih dan penataan lingkungan secara serentak," kata Adam.

Ia mengatakan tahap penilaian lapangan dilakukan dengan menurunkan tim juri independen pada minggu pertama Mei 2026. Penilaian meliputi verifikasi fisik (bobot 70%) dan penilaian kreativitas di media sosial (bobot 30%).

"Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah total senilai Rp200 juta akan dilaksanakan tepat pada puncak perayaan HUT Kabupaten Raja Ampat ke-23 pada tanggal 9 Mei 2026," katanya.

Kadis LH menambahkan bahwa maksud dari lomba ini adalah untuk menciptakan sinergi antara pemerintah (OPD), instansi vertikal, TNI, Polri, BUMD, dan masyarakat sipil. Pemerintah daerah mengajak seluruh warga Kota Waisai untuk bahu-membahu, menghias lingkungan, dan menyukseskan gerakan "Waisai Asri, Raja Ampat Bersih, Harga Diri Kita Semua".

"Harapan kami, melalui lomba Waisai Asri 2026 ini, Kota Waisai tidak hanya bersih saat ada penilaian saja, tetapi tumbuh kesadaran kolektif untuk memilah sampah dari sumbernya. Kami ingin Waisai menjadi contoh kota kecil di Pasifik yang bersih, asri, dan membanggakan bagi setiap mata yang memandang," ujar Adam Malik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....