Tambrauw Tutup sementara Layanan Kesehatan Pascainsiden Penyerangan Nakes
- 24 Mar 2026 16:53 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Tambrauw - Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw menutup sementara seluruh fasilitas layanan kesehatan menyusul insiden penyerangan oleh orang tak dikenal di ruas jalan antara Distrik Bamusbama dan Distrik Fef pada 16 Maret 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Tambrauw, Bernadus Nso, mengatakan kebijakan tersebut diambil demi menjamin keselamatan tenaga kesehatan setelah insiden yang menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. “Korban berjumlah empat orang, tiga di antaranya merupakan pegawai RS Pratama Fef. Dua orang meninggal dunia dan dua lainnya selamat,” ujar Bernadus, Selasa, 24 Maret 2026.
Bernadus menjelaskan, penutupan sementara mencakup seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Tambrauw, meliputi satu rumah sakit, 24 puskesmas (PKM), serta lima puskesmas pembantu (pustu). Meski demikian, tenaga kesehatan tetap diminta memberikan pelayanan secara terbatas dari rumah masing-masing apabila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan medis darurat.
“Kami mengimbau tenaga kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun pustu, jika merasa tidak aman agar segera mencari lokasi yang lebih aman seperti ke Kota Sorong atau Manokwari,” katanya.
Dinas Kesehatan juga meminta para kepala distrik dan kepala kampung untuk turut menjaga keamanan serta memperhatikan keberadaan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing agar pelayanan tetap dapat berjalan secara terbatas.
Menurut Bernadus, operasional fasilitas kesehatan akan kembali dibuka setelah adanya jaminan situasi keamanan yang kondusif dari aparat melalui pimpinan daerah, termasuk bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah. “Layanan kesehatan akan kembali normal setelah ada informasi resmi bahwa kondisi keamanan di Tambrauw sudah aman,” ujarnya.
Sementara itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan memanfaatkan layanan kesehatan darurat yang masih tersedia secara terbatas melalui tenaga medis di tempat tinggal masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....