Ketua Forum Lintas Suku OAP Minta Hentikan Kekerasan di Tambrauw

  • 16 Mar 2026 21:05 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Rentetan kasus penembakan dan penikaman yang menelan korban jiwa di Kabupaten Tambrauw memicu keprihatinan berbagai pihak. Tokoh masyarakat Papua Barat Daya menyerukan agar tindakan kekerasan tersebut segera dihentikan.

Ketua Forum Perkumpulan Lintas Suku Orang Asli Papua Provinsi Papua Barat Daya, Pdt. Buce Bastian Ijie, menilai tindakan yang menghilangkan nyawa manusia merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. “Kita semua menyesalkan peristiwa seperti ini. Sesama manusia tidak boleh melakukan perbuatan seperti itu. Jika ada persoalan, seharusnya tidak diselesaikan dengan cara kekerasan,” ujar Buce, Senin 16 Maret 2026.

Buce mengatakan setiap tindakan kekerasan tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. “Mereka punya keluarga, punya istri, punya anak yang menunggu di rumah. Tapi nyawa mereka dihilangkan tanpa sebab yang jelas. Ini sangat menyedihkan bagi kita semua,” katanya.

Sebagai tokoh masyarakat sekaligus pemuka agama, Buce menegaskan bahwa ajaran agama tidak pernah membenarkan tindakan kekerasan yang merenggut nyawa manusia. Buce berharap rangkaian peristiwa kekerasan di Tambrauw dapat segera dihentikan dan tidak lagi menimbulkan korban jiwa. “Saya berharap kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi korban berikutnya,” ujarnya.

Buce juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban serta berharap masyarakat tetap menjaga kedamaian di daerah tersebut

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....