Kunjungi Raja Ampat, Bupati Biak Numfor Studi Tiru Pengelolaan Pariwisata

  • 11 Mar 2026 08:37 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra bersama jajaran pemerintahanya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Raja Ampat, Senin, 9 Maret 2026. Rombongan Bupati Biak Numfor dan Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen disambut dengan upacara adat dan dilanjutkan dengan mengikuti pertemuan di Aula Wayag, Kantor, Bupati Raja Ampat.

Hadir dalam pertemuan ini Bupati Raja Ampat Orodeko Iriano Burdam, Wakil Bupati Mansyur Syahdan, Sekretaris Daerah Yusuf Salim, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah. Dalam sambutannya, Bupati Orodeko menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Biak Numfor. Pihaknya mengaku bangga dan senang dengan kunjungan jajaran Pemerintahn Kabupaten Biak Numfor. Biak Numfor dinilai sebagai saudara tua bagi Kabupaten Raja Ampat karena banyak kesamaan suku dan adat di antara dua kabupaten ini. "Orang suku Biak dan Maya paling banyak di Raja Ampat," kata Orideko.

Bupati berharap dengan kunjungan jajaran pemerintah Biak Numfor maka bisa terjalin hubungan kerja sama dan persaudaraan yang semakin erat, terutama pada sektor pariwisata, seni, budaya, dan perikanan yang menjadi ciri khas dua kabupaten ini. Raja Ampat dan Biak Numfor diharapkan bisa sama-sama mengangkat budaya agar dapat dikembangkan dan menambah nilai ekonomi rakyat.

Bupati Biak Numfor berharap kunjungan ke Raja Ampat sebagai awal yang baik dalam membangun kerja sama antara kabupaten dan kota di Tanah Papua. Umur pemerintahan Biak Numfor lebih tua, tapi pihaknya tidak sungkan untuk belajar ke daerah yang lebuh muda yang dinilai lebih maju seperti Kabupaten Raja Ampat. "Jujur, kami ingin belajar banyak ke Raja Ampat. Pembangunan di sini luar biasa," kata Markus.

Menurut Bupati Markus, keunggulan pariwisata Raja Ampat yang sudah mendunia menjadi daya tarik untuk dipelajari. Kabupaten Biak Numfor juga memilki gugusan pulau yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pariwisata bahari. Untuk itu, pihaknya ingin mempelajari bagaimana promosi pariwisata dan pengelolaan destinasi wisata yang telah dilakukan Raja Ampat.

Markus menambahkan bahwa jajaran pemerintahan Biak Numfor akan berada di Raja Ampat selama empat hari untuk mempelajari banyak hal terutama terkiat pariwisata dan perikanan. Pihaknya sangat mengharapkan ada ruang diskusi dan masukan yang diberikan kepada Kabupaten Biak Numfor untuk bisa mengembangkan potensi alam yang ada agar semakin dikenal luas.

Diskusi antara jajaran pemerintahan Raja Ampag dan Biak Numfor ditutup dengan buka puasa bersama dan jamuan maka malam. Bupati Biak Numfor juga menyempatkan berkunjung ke Pusat Informasi Geologi Geopark Raja Ampat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....