Gubernur PBD Lantik Hasan Makassar jadi Kepala UPTD BLUD KKPD Raja Ampat

  • 10 Mar 2026 11:20 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Gubernur Elisa Kambu melantik Hasan Makassar sebagai Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah Kawasan Konservasi Perairan Daerah (BLUD KKPD) Kepulauan Raja Ampat Selasa, 10 Maret 2026.

Pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Gubernur Papua Barat Daya tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov. Papua Barat Daya.

Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih mandiri, responsif, dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan kawasan konservasi perairan di Raja Ampat.

Ia berharap kepala BLUD yang baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan pejabat sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata dan konservasi.

“Pejabat yang baru tentu akan menghadapi tantangan tersendiri. Jika pejabat lama dapat meninggalkan SILPA sekitar Rp13 miliar, maka ke depan itu juga menjadi tantangan bagi pejabat berikutnya untuk minimal mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut,” kata Elisa Kambu kepada wartawan.

Menurut Gubernur, secara keseluruhan penerimaan BLUD pada tahun ini mengalami peningkatan. Total penerimaan mencapai sekitar Rp42 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp13 miliar merupakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), sedangkan sisanya digunakan untuk mendukung operasional pengelolaan kawasan konservasi.

Elisa Kambu menekankan peningkatan penerimaan tidak hanya bergantung pada kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan konservasi.

“Mengingat kawasan ini merupakan kawasan konservasi, maka penting untuk membuka kemitraan dengan lembaga-lembaga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan konservasi,” ujarnya.

Ia menambahkan setelah proses serah terima jabatan, pejabat yang baru diharapkan segera melakukan konsolidasi internal serta menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar penyusunan program kerja tahun 2026.

Gubernur berharap melalui pengelolaan yang lebih baik serta dukungan berbagai pihak, upaya pelestarian kawasan Raja Ampat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

“Jika kemitraan itu dapat terbangun dengan baik, maka kita bisa bersama-sama menjaga dan melestarikan Raja Ampat untuk jangka panjang,” kata Elisa Kambu.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....