Papua Barat Daya Kirim Dua Peserta ke MTQ Internasional di Malaysia

  • 28 Feb 2026 11:53 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI secara resmi melepas dua peserta untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat internasional di Malaysia, yang akan berlangsung pada 4–7 Maret 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya, George Japsenang, menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap keikutsertaan kafilah daerah dalam ajang tersebut. “Pemerintah provinsi tentunya sangat memberikan dukungan dan apresiasi atas kegiatan MTQ yang hari ini kita laksanakan dan kita lepaskan. Kami berharap kedua ustaz dan ustazah yang mewakili Provinsi Papua Barat Daya ini bukan hanya mengikuti MTQ, tetapi juga bisa berdakwah di sana dan membawa harum nama daerah,” ujar George saat di wawancarai, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia menambahkan, ajang ini merupakan kesempatan luar biasa karena mempertemukan peserta dari 29 negara di tingkat internasional. Pemerintah berharap sepulang dari kegiatan tersebut, para peserta dapat membagikan ilmu dan pengalaman kepada generasi muda di Papua Barat Daya.

“Ini satu ajang yang luar biasa, mewakili provinsi sampai ke tingkat internasional. Kami berharap kedua adik kita ini dapat berlomba dengan baik, melantunkan tilawah dengan maksimal, tetap bersemangat, menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, dan terus memberikan informasi kepada kami di provinsi,” tambahnya.

Foto bersama

Sementara itu, Ketua DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, (BKPRMI) Provinsi Papua Barat Daya, Rustam Rumatiga, menjelaskan bahwa keikutsertaan kafilah Papua Barat Daya dalam ajang MTQ internasional bukan sekadar kompetisi, melainkan misi membawa nama baik daerah dan Indonesia di kancah dunia.

“Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadan. Tahun lalu di Jakarta, sebelumnya di Singapura, dan ke depan kemungkinan di Thailand, Burma, atau Singapura. Tahun ini dilaksanakan di Melaka, Malaysia, kurang lebih dari tanggal 3 sampai 9 Maret,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan panitia, hingga saat ini sudah 20 negara yang hadir dan melakukan registrasi, sementara tiga negara lainnya masih dalam tahap finalisasi. Secara keseluruhan, ajang tersebut diikuti oleh 23 negara.

“Dari 23 negara yang ikut, 20 sudah registrasi dan Indonesia sudah masuk di dalamnya. Tinggal tiga negara lagi yang sementara finalisasi,” jelasnya.

Rustam menilai partisipasi Papua Barat Daya dalam ajang ini merupakan kebanggaan tersendiri, karena membawa nama daerah sekaligus nama bangsa. “Kita membawa nama daerah dan nama negara. Ini tentu bukan hal kecil. Prestasi yang nanti mereka bawa bukan hanya untuk pribadi, bukan hanya untuk kita di sini, tetapi untuk masyarakat Papua Barat Daya dan untuk Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya atas dukungan yang diberikan, meski diakuinya masih terdapat keterbatasan. “Tadi kami berdiskusi dengan pihak pemerintah. Bukan tidak ada dukungan, tetapi memang ada hal-hal yang belum sempurna. Namun komunikasi berjalan baik, dan kami optimistis ke depan dukungan akan semakin maksimal,” katanya.

Sebagai organisasi kepemudaan, BKPRMI berkomitmen mendorong kader-kader muda agar tampil dan berani mengambil peran di tingkat nasional maupun internasional. “Kita harus berani membawa tokoh-tokoh muda ke depan. Mereka ini punya semangat dan pengaruh. Jangan ragu untuk memberi ruang kepada generasi muda yang berprestasi,” tambah Rustam.

BKPRMI memohon doa dan dukungan masyarakat agar Dua peserta yang diutus yaitu Ustadzah Ade Irma untuk kategori putri dan Ustadz dani untuk kategori putra. Yang merupakan alumni IAIN Sorong dapat memberikan hasil terbaik.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Papua Barat Daya. Semoga apa yang mereka lakukan di sana mendapat hasil terbaik dan membawa prestasi yang membanggakan bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....