DLH PBD Nilai Komposter dan Maggot Efektif Kurangi Penumpukan Sampah Organik

  • 25 Feb 2026 21:51 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Papua Barat Daya menegaskan komitmennya dalam menekan penumpukan sampah organik melalui pengembangan komposter dan budidaya maggot. Langkah ini diperkuat setelah kunjungan lapangan ke PT Petrogas (Basin) Ltd..

Kepala DLH Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu mengatakan, pihaknya melihat langsung praktik pengelolaan sampah organik yang dilakukan perusahaan melalui program komposter. Sisa makanan, sayur, dan buah diolah menjadi pupuk kompos yang kemudian dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan berkebun. “Hasilnya sangat baik. Kompos tersebut membuat tanaman dan sayur masyarakat tumbuh lebih subur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pola yang dibangun perusahaan membentuk siklus ekonomi yang saling menguntungkan. Masyarakat memanfaatkan pupuk kompos untuk menanam sayur, kemudian hasil panen sebagian dipasarkan kembali ke perusahaan.

Kelly menilai model tersebut berpotensi menjadi rujukan pengelolaan sampah organik di Papua Barat Daya. “Ini bisa menjadi role model yang ke depan dapat kami kembangkan melalui kolaborasi dengan Petrogas,” katanya.

Selain komposter, DLH juga mendorong pemanfaatan maggot sebagai bagian dari strategi pengurangan sampah dari hulu. Program ini rencananya akan dikolaborasikan melalui skema CSR bersama pelaku usaha sektor migas.

Kelly menegaskan, produksi sampah di Kota dan Kabupaten Sorong terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, sehingga diperlukan langkah sistematis agar tidak seluruh sampah berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA). “Kami mendapat arahan agar pengurangan sampah dimulai dari hulu, termasuk di rumah tangga. Tidak semua sampah harus dibuang ke TPA,” tegasnya.

DLH Papua Barat Daya memberikan apresiasi kepada manajemen Petrogas yang dinilai tidak hanya fokus pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pengelolaan lingkungan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....