Peresmian dan Pentahbisan Menara Lonceng Gereja GKI Tiberias

  • 23 Feb 2026 23:58 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Pejabat Sekretaris Daerah Yakob Karet bersama Ketua Klasis GKI Sorong Pendeta Jane Fonataba/Haurissa meresmikan dan mentahbiskan menara lonceng Gereja GKI Tiberias Malanu, Minggu, 22 Februari 2026. Peresmian dan pentahbisan tersebut turut disaksikan Bupati Sorong Selatan, anggota MRP Papua Barat Daya, BPK GKI Sorong, pimpinan OPD, para pendiri gereja, dan seluruh jemaat GKI Tiberias Malanu.

Prosesi Pentahbisan Menara Lonceng Gereja GKI Tiberias oleh Ketua Klasis GKI Sorong, bersama Ketua Majelis Jemaat GKI Tiberias Malanu (Foto:RRI/Nonnie Dency)

Menara lonceng dengan tinggi 21 meter tersebut dikerjakan semenjak peletakan batu pertama hanya dalam kurun waktu 8 bulan 24 hari, sebagai bukti pertolongan dan penyertaan Tuhan dalam setiap proses yang diusahakan oleh panitia pelaksana.

Hal tersebut disampaikan ketua panitia pembangunan George Japsenang, bahwa pergumulan panjang pendeta dan jemaat sejak GKI Tiberias didirikan belum memiliki menara lonceng, akhirnya setelah melewati banyak tantangan hal tersebut dapat terwujud dan dijawab Tuhan.

"Kami sadar bahwa ini merupakan tanggung jawab panitia kepada Tuhan, pendeta dan jemaat sehingga berbagai upaya kami lakukan dan bersyukur Tuhan buka jalan mengirimkan kontraktor serta anak-anak Tuhan yang memiliki hati untuk membantu kami sehingga proses pembangunan dapat diselesaikan dengan cepat," ujar ketua panitia, George Japsenang.

Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekda PBD Yakob Karet, menyampaikan bahwa menara lonceng bukan sekedar bangunan fisik yang terlihat menjulang tinggi, namun adalah simbol panggilan iman, karena setiap dentang lonceng mengingatkan umat datang bersekutu, beribadah dan mempererat persekutuan dalam kasih Kristus.

"Menara ini menjadi tanda kehadiran Gereja di tengah masyarakat sebagai garam dan terang, pembawa damai, pembawa pengharapan. Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada ketua jemaat, panitia pembangunan, serta seluruh jemaat, yang telah bekerja keras, bergotong royong, dan berkorban, demi mewujudkan menara lonceng ini," ungkap Yakob Karet.

Prosesi peresmian menara lonceng diawali dengan Ibadah yang dipimpin Ketua Majelis Jemaat GKI Tiberias Malanu Pendeta Tresia Tanamal, penandatanganan prasasti, serta pentabisan oleh para pendeta, dan dilanjutkan penekanan tombol sirine, serta membunyikan lonceng gereja oleh Ketua Klasis GKI Sorong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....