Pertengahan Bulan Sya’ban Apakah Masih Bisa Mengqodha Puasa
- 04 Feb 2026 18:57 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan – Kurang lebih 14 hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, seluruh umat Islam di dunia akan menjalankan puasa wajib selama 29 atau 30 hari. Oleh karena itu umat Islam perlu memaksimalkan bulan Sya’ban yang merupakan bulan terakhir sebelum Ramadhan.
Dalam dialog bersama RRI Teminabuan, Rabu, 4 Februari 2026. Ustadz A.H Nasution, Penyuluh Bimas Islam dari Kantor Kemenag Kabupaten Sorong Selatan, Mengungkapkan “Bulan sya’ban ini adalah bulan untuk memperbanyak sunnah atau puasa sunnah, dan puasa di bulan sya’ban ini pahalanya dilipat gandakan oleh Allah SWT, sehingga apabila melaksanakan puasa di bulan sya’ban ini dengan niat mengganti puasa pada bulan Ramadhan ditahun lalu, maka akan mendapat pahala puasa qodha dan dia juga akan mendapat pahala puasa sunnah di bulan sya’ban”.
sehingga umat Islam wajib segera menyelesaikan qadha puasa atau mengganti utang puasa Ramadan tahun lalu. Lantas, kapan batas akhir seseorang berpuasa sebelum Ramadhan tahun ini tiba.
Ustadz Nasution juga melanjutkan “bahwa puasa ganti di bulan sya’ban ini harus segera dilaksanakan sebelum tiga hari memasuki bulan Ramadhan, dan bagi yang sehat jiwa dan raga maka wajib meng qodha puasanya tanpa harus mengeluarkan fidyah, karena fidyah hanya dikeluarkan untuk orang yang sudah udzur yang dalam keadaan sakit dan tidak mampu membayar dengan mengqodha, sehingga diwajibkan untuk membayar fidyah, dan mengqodha puasa ini hukumnya wajib dan harus disegerakan karena akan datang bulan Ramadhan”, ungkapnya.
Dia juga memberi pesan dalam menyongsong bulan suci Ramadhan nanti “ Mari kita menjaga hati agar hati kita saling memaafkan, hilangkan rasa dendam, jadikan hati kita hati yang beriman yang mampu mengikuti arahan petunjuk Al Qur’an, jangan jadikan hati kita hati yang hitam yaitu hati yang penuh dengan kesombongan, hati yang penuh dengan arogan, kemudian jangan jadikan hati kita hati yang menolak perkataan para ulama, dan jangan jadikan hati kita hati orang – orang munafikun. Memohon kepada Allah agar kita bisa disampaikan kepada Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan”.
Kewajiban mengganti puasa pun ditegaskan Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 184,
Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Dengan demikian, puasa qodha tetap harus dilaksanakan pada hari-hari setelah Nisfu Syaban. Jika sampai terjadi puasa qodha belum diselesaikan hingga sebelum Ramadan ini, maka qadha wajib dilanjutkan hingga kurun waktu sebelum 1 Ramadan tahun berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....