Bupati Raja Ampat Tegaskan Tidak Intervensi Tim Penguji

  • 20 Okt 2025 11:14 WIB
  •  Sorong

KBRN, Waisai: Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam menegaskan bahwa bahwa tim penguji pimpinan tinggi pratama akan bekerja secara jujur dan tanpa intervensi. Tim penguji dalam uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama melibatkan rektor dan pejabat tinggi dari Provinsi Papua Barat Daya.

"Ini yang menjadi penguji bapak/ibu pejabat eselon adalah orang-orang hebat dan para doktor. Semoga dari uji kompetensi ini akan lahir pejabat tinggi yang berintegritas dan memiki jiwa melayani masyarakat," kata Bupati saat membuka uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama di Gedung Assessment Center, Senin (20/10/2025).

Bupati mengaku belum bertemu dengan tim penguji untuk menghindari kecurigaan adanya permainan dalam uji kompetensi ini. Pihaknya mempersilakan penguji untuk bekerja secara maksimal. "Kami tidak intervensi kepada tim penguji. Tidak ada kongkalingkong dengan tim penguji. Kalau sudah ada hasil, baru kami ketemu. ," kata dia.

Bupati mempersilakan setiap pejabat eselon II untuk mengikuti uji kompetensi dengan baik. Persentasikan makalah kepada penguji terkait bidang jabatan yang diminati.

Raja Ampat, kata Orideko, menuntut pimpinan yang adaftif, inovatif, dan berorientasi pada hasil kerja, serta semangat melayani. Pemerintah Kabupaten mengapresiasi kepada para peserta yang mengikuti uji kompetensi. Hal ini mencerminkan semangat untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan Raja Ampat.

Uji kompetensi ini melibatkan tim penguji yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat Yusuf Salim dengan anggota Rektor Universitas Muhammadiya Sorong Muhammad Ali, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Rustan Aji, Asisten III Pemprov Papua Barat Daya Atika Rafika, dan perwakilan masyarakat yang merupakan pensiunan PNS, Arthemas Mambrisauw.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....