Sergei Krikalev,Kisah Kosmonaut Terakhir Uni Soviet Terlantar Orbit

  • 18 Jul 2025 15:09 WIB
  •  Sorong

KBRN,Teminabuan: Bayangkan Anda dikirim ke luar angkasa untuk sebuah misi rutin, namun saat tiba waktunya kembali, negara yang memberangkatkan Anda sudah tak ada lagi. Inilah kisah Sergei Krikalev, seorang kosmonaut Rusia yang dijuluki "The Last Citizen of the Soviet Union," sebuah julukan yang mencerminkan nasibnya yang luar biasa dan tak terduga.Mengutip dari laman media Asing,General News Outlets.Misi Rutin Berubah Menjadi Perjalanan Sejarah Pada tahun 1991, Sergei Krikalev diluncurkan ke luar angkasa dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, untuk misi di stasiun luar angkasa Mir. Misi yang seharusnya singkat itu, tiba-tiba berubah menjadi perjalanan epik yang mencatat sejarah. Dari ketinggian 350 kilometer di atas Bumi, Krikalev menjadi saksi bisu salah satu peristiwa paling monumental di abad ke-20: runtuhnya Uni Soviet.

Ketika kudeta mengguncang Moskow, ekonomi negara kolaps, dan akhirnya Uni Soviet pecah menjadi 15 republik merdeka, Krikalev hanya bisa menyaksikannya dari kejauhan. Negara yang menjanjikan kepulangannya kini tak ada lagi. Pihak kendali misi hanya bisa memintanya untuk "tunggu sedikit lebih lama." Namun, "sebentar" itu berlarut-larut hingga 311 hari, dua kali lipat dari durasi misi yang direncanakan semula.

Bertahan di Orbit di Tengah Ketidakpastian Politik

Selama berbulan-bulan, Krikalev sendirian menjaga stasiun Mir agar tidak ditinggalkan kosong. Ia mengorbankan waktu dan kenyamanannya demi menjaga aset berharga Uni Soviet yang kini tak lagi eksis. Dalam kondisi yang serba tidak pasti, ia sempat meminta madu sebagai penyemangat, namun yang datang justru lobak dan lemon—simbol dari kondisi serba terbatas saat itu.

Kisah kepulangan Krikalev juga tak kalah dramatis. Pada 25 Maret 1992, ia akhirnya kembali ke Bumi dengan menumpangi kapsul Soyuz. Kursi kepulangannya harus dibeli oleh seorang astronot Jerman seharga 24 juta dolar AS. Ia mendarat di Kazakhstan yang kini sudah menjadi negara merdeka, masih mengenakan seragam kebanggaan USSR yang kini hanya tinggal kenangan. Bahkan kampung halamannya pun telah berubah nama dari Leningrad menjadi St. Petersburg.

Legenda yang Melampaui Batas Angkasa

Beberapa tahun setelah petualangan tak terlupakannya, Krikalev kembali menorehkan sejarah. Ia kembali terbang ke luar angkasa, kali ini bersama NASA, dan menjadi manusia pertama yang memasuki Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Sergei Krikalev bukan sekadar seorang kosmonaut. Ia adalah simbol ketahanan, kesetiaan, dan seorang saksi bisu dari runtuhnya sebuah imperium besar yang disaksikannya langsung dari langit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....