Mengenal Daun Afrika dan Manfaatnya

  • 31 Jan 2025 18:42 WIB
  •  Sorong

KBRN, Teminabuan : Daun afrika (Vernonia amygdalina) adalah tumbuhan yang berasal dari benua Afrika khususnya Nigeria, Kamerun dan Zimbabwe dan negara yang beriklim tropis salah satunya adalah Indonesia. Tumbuhan ini dapat ditemukan di halaman rumah, sepanjang sungai dan danau, ditepi hutan, dan di padang rumput. Daun Afrika dapat tumbuh pada tempat yang mempunyai sinar matahari yang penuh dan memiliki lingkungan yang lembap. Tanaman Daun afrika tumbuh pada semua jenis tanah, tetapi Daun Afrika lebih tumbuh subur dan berkembang pada tanah yang kaya humus.

Ciri morfologi daun afrika yaitu berbatang tegak, tinggi 1–3 m, bulat, berkayu, berwarna coklat; daun majemuk, anak daun berhadapan, panjang 15–25 cm, lebar 5–8 cm, berbentuk seperti ujung tombak, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, berwarna hijau tua; akartunggang, berwarna coklat kotor.

Daun Afrika memiliki nama lain seperti bitter leaf (daun pahit) di Nigeria, shiwaka di Nigeria bagian Utara, grawa di Amharic, ewuro di Yoruba, etidot di Ibibio, onugbu di Igbo, ityuna di Tiv, oriwo di Edo, chusar-doki di Hausa, shiwaka nan fei shu (Cina), dan daun Kupu-kupu (Malaysia). Daun Afrika juga memiliki nama daerah di Indonesia seperti daun pahit di pulau Jawa dan daun insulin di Kota Padang.

Daun afrika memiliki banyak manfaat dalam pengobatan tradisional. Dalam berbagai penelitian yang dilakukan tanaman daun afrika ini memiliki efek maupun aktivitas seperti: efek anti parasit, anti malaria, anti helmentik, anti viral, anti kanker, antikoagulan dan antithrombik, analgesik dan anti piretik, anti inflamasi, anti oksidan, liver protektan, antidiabetik, anti oksidan.

Penggunaan daun afrika sebagai obat tradisional dimulai ketika seorang farmakologi hewan mengobservasi simpanse sakit yang mengunyah daun afrika dan kondisi tubuh kembali normal. Dalziel pertama kali melaporkan daun dan ranting dari daun afrika digunakan untuk pengobatan gastrointestinal di Hausas Utara Nigeria, sedangkan dekokta dari daun afrika digunakan untuk malaria di Guinea dan batuk di Ghana.(Tresia Kedemes)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....