Ribuan Umat Muslim Raja Ampat Salat Idulfitri di Lapangan Kantor Bupati
- 21 Mar 2026 20:25 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Raja Ampat - Ribuan umat muslim di Kabupaten Raja Ampat mengikuti salat Idulfitri di lapangan apel kantor bupati setempat, di Distrik Kota Waisai, Sabtu, 21 Maret 2026. Salat Idulfitri ini dimulai pukul 07.30 WIT dalam kondisi cuaca yang sangat cerah.
Turut hadir dalam salat Idulfitri, Wakil Bupati Mansyur Syahdan, Komandan Kodim 1805 Letkol Inf Syahrul Usman, Ketua MUI Abu Bakar Lodji, sejumlah pimpinan OPD, beberapa anggota DPRK Raja Ampat, dan sejumlah pimpinan organiasi Islam.
Salat Idulfitri diimami oleh Ustaz Iwan Rumbouw, sedangkan cermah disampaikan oleh Khotib, Hasan Makassar yang juga merupakan Ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Raja Ampat.
Dalam khotbahnya, Hasan Makassar menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum untuk menikmati kemenangan sejati karena telah melewati perjuangan selama satu bulan dengan berbagai amaliah terbaik, seperti salat, puasa, membaca Alquran, sedekah, hingga memberi takjil untuk berbuka puasa.
"Dengah mengharap rahmat Allah semoga pada hari Idulfitri, kita semua benar benar kembali kepada keadaan fitrah atau suci dari semua dosa. Sebagaimana disampaikan melalui hadis Nabi Muhammad bahwa barang siapa berpuasa pada bulan Ramadan dengan iman dan ihtisab maka akan diampuni segala dosanya," kata Hasan.
Menurut Hasan, Ramadan membuka kesempatan bagi semua muslim untuk bisa kembali kepada fitrah dengan membersihkan pikiran dan hati dari segala yang menodai. Ramadan telah menjadi madrasah spritual agar bisa menata hati dan pikiran yang positif serta jernih sehingga bisa menangkap cahaya ilahi.
Kegembiraan merayakan Idulfitri, kata Hasan, bukan hanya mengenai pakaian dan makanan. Namun, menjadi momentum untuk mulai kehidupan yang lebih baik, teratur, taat, dan penuh dengan kasih sayang.
Idulfitri, lanjut Hasan, juga menjadi momentum untuk saling mempererat kasih sayang dan rasa persaudaraan. Melalui perayaan lebaran ini diharapkan
hubungan yang sebelumnya kurang harmonis, perbedaan pendapat, serta konflik kebencian bisa diselesaikan dengan baik. "Islam mengajarkan bahwa perbedaan pendapat adalah rahmat," katanya.
Usai pelaksanaan salat Idulfitri, umat muslim bersalaman dan bermaaf-maafan dengan Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat. Turut hadir sejumlah pimpinan OPD yang beragama lain untuk bersamaan dengan masyarakat yang merayakan lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....