Polres Raja Ampat Turunkan 61 Personel pada Operasi Ketupat Dofior 2026

  • 14 Mar 2026 12:23 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Kapolres Raja Ampat AKBP Jems Oktavianus Tegai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Dofior 2026 di lapangan apel Mapolres setempat, Kamis sore, 12 Maret 2026. Apel ini diikuti ratusan personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Operasi Ketupat Dofior Tahun 2026 akan digelar selama 13 hari, 13-25 Maret 2026. Operasi dalam rangka mengamankan pelaksanaan mudik dan Idulfitri 1447 Hijriyah ini mengusung tema "Mudik Aman, Keluarga Bahagia".

Kapolres menjelaskan bahwa dalam Operasi Ketupat Dofior di Raja Ampat, Polres mengerahkan sebanyak 61 personel yang akan ditempatkan dalam tiga posko pada titik yang dianggap bisa membantu masyarakat yang mudik dan merayakan Idulfitri. "Pihaknya berharap perayaan mudik dan Idulfitri bisa berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kendala yang berarti," ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan bahwa apel gabungan dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan ini guna mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana serta sebagai wujud komitmen dan sinergi lintas sektor. Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 menjadi tanggung jawab bersama dengan mendorong soliditas dan sinergisitas dari lintas instansi.

Secara nasional, kata Kapolres, jumlah personel yang ditugaskan untuk operasi ini sebanyak 161.243 petugas gabungan. Polri juga telah menyediakan 2.746 posko pelayanan, posko pengamanan, dan posko terpadu sebagai pusat informasi bagi masyarakat. Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607objek berupa masjid, lokasi shalat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Apel gabungan Operasi Ketupat Dofior juga turut dihadiri Kasatpol PP, Kepala Pos SAR, Komandan Pos AL, dan sejumlah pejabat utama Polres.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....