Tren Puasa Digital saat Ramadan Makin Populer

  • 21 Feb 2026 03:14 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Ramadan tidak hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga waktu yang tepat untuk mengurangi kebiasaan berlebihan, termasuk penggunaan media sosial. Belakangan ini, istilah “puasa digital” semakin sering dibicarakan sebagai bagian dari gaya hidup sehat selama bulan suci.

Banyak orang tidak sadar terlalu lama menggulir layar ponsel bisa membuat pikiran lelah dan sulit fokus. Sejumlah penelitian yang dirilis lembaga kesehatan mental menyebutkan, paparan informasi tanpa henti dapat menurunkan konsentrasi dan memicu stres ringan. Saat Ramadan, kondisi tubuh yang sudah menyesuaikan pola makan dan tidur bisa semakin mudah lelah jika waktu layar tidak dikontrol.

Selain itu, media sosial kerap memicu keinginan belanja berlebihan, terutama lewat promosi makanan, tren buka bersama, hingga gaya hidup yang terlihat mewah. Pengamat perilaku konsumen dari beberapa universitas di Indonesia juga menilai, pembatasan penggunaan media sosial dapat membantu seseorang lebih bijak mengatur pengeluaran serta menjaga fokus ibadah.

Untuk memulai puasa digital, masyarakat bisa membatasi waktu bermain ponsel, mematikan notifikasi yang tidak penting, serta mengganti kebiasaan scrolling dengan membaca atau berolahraga ringan. Langkah sederhana ini dinilai cukup efektif membantu menjaga kesehatan mental sekaligus membuat Ramadan terasa lebih tenang dan bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....