Fenomena WAR Takjil Ramadan Bikin Heboh
- 21 Feb 2026 03:02 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di berbagai sudut kota mendadak ramai. Lapak-lapak dadakan dipenuhi pembeli yang berburu aneka makanan ringan. Fenomena ini populer disebut “War Takjil”, istilah yang menggambarkan sengitnya persaingan mendapatkan hidangan favorit sebelum azan Magrib berkumandang.
Istilah “war” biasanya identik dengan dunia gim atau perburuan tiket konser. Namun, dalam konteks Ramadan, kata tersebut dipakai secara santai untuk menyebut momen saling berebut takjil. Mulai dari gorengan hangat, es buah, hingga kolak pisang, semuanya bisa ludes dalam waktu singkat.
Kecepatan menjadi kunci utama. Mereka yang datang lebih awal masih punya kesempatan memilih dengan leluasa. Sebaliknya, pembeli yang tiba mendekati waktu berbuka sering kali harus puas dengan pilihan yang tersisa. Di situlah letak sensasinya. Ada rasa puas tersendiri ketika berhasil membawa pulang jajanan yang sebelumnya sudah diincar.
Menariknya, suasana ini tidak hanya diikuti oleh umat Muslim yang berpuasa. Banyak warga dari berbagai latar belakang ikut meramaikan perburuan takjil. Beberapa konten di media sosial bahkan memperlihatkan momen kebersamaan tersebut menjadi viral. Hal ini menunjukkan bahwa Ramadan tidak hanya menghadirkan nuansa religius, tetapi juga kebersamaan sosial.
Di sisi lain, War Takjil membawa dampak ekonomi yang signifikan. Berdasarkan sejumlah laporan Kementerian Koperasi dan UKM, momentum Ramadan kerap meningkatkan omzet pelaku usaha mikro dan kecil. Pedagang musiman bermunculan di trotoar, halaman rumah, hingga pasar Ramadan khusus yang disediakan pemerintah daerah. Bagi mereka, bulan puasa menjadi kesempatan emas untuk menambah penghasilan.
Pengamat ekonomi dari berbagai lembaga juga menilai perputaran uang selama Ramadan meningkat tajam, terutama pada sektor kuliner. Artinya, tradisi berburu takjil bukan hanya soal makanan, tetapi turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Pada akhirnya, War Takjil lebih dari sekadar perlombaan membeli makanan. Di balik antrean panjang dan kemacetan sore hari, tersimpan suasana hangat dan penuh tawa. Entah berhasil mendapatkan jajanan favorit atau tidak, kebersamaan menjelang berbuka tetap menjadi momen yang paling dinantikan setiap tahunnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....