Gagal ke 32 Besar, Pelatih Timnas Kor-Sel Mengundurkan Diri
- 29 Jun 2026 12:50 WIB
- Sorong
RRI.Co.ID, Sorong - Pelatih Tim Nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi menyatakan mundur dari jabatannya pada Minggu, 28 Juni 2026. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan total skuad Taeguk Warriors melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mundurnya pelatih berusia 57 tahun tersebut juga diwarnai tekanan politik yang masif. Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, secara terbuka melayangkan kritik tajam dengan menyebut kepemimpinan tim nasional "tidak kompeten" dan menuntut adanya investigasi menyeluruh terhadap administrasi sepak bola negara tersebut.
"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada masyarakat dan pendukung sepak bola Korea Selatan. Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional," ujar Hong Myung-bo dalam konferensi persnya di Guadalajara, Meksiko. "Saya gagal memberikan hasil yang diharapkan publik. Tanggung jawab ini sepenuhnya ada pada saya."
Data Kegagalan Korea Selatan di Fase Grup
Berada di Grup A bersama tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko, Korea Selatan sebenarnya diunggulkan untuk melaju ke babak gugur. Namun, performa Son Heung-min dan kawan-kawan jauh dari ekspektasi.
Meskipun sempat membuka asa lewat kemenangan di laga perdana, dua kekalahan beruntun membuat mereka terdampar dan gagal lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik setelah hasil pertandingan grup lain (kemenangan Kongo atas Uzbekistan 3-1) menutup peluang mereka.
Klasemen Akhir Grup A - Piala Dunia 2026
PosTimMainMenangSeriKalahGolPoinStatus1Meksiko3-----Lolos Babak 32 Besar2Afrika Selatan3-----Lolos Babak 32 Besar3Korea Selatan31022-33Tersingkir4Republik Ceko3-----Tersingkir
- Laga 1: Korea Selatan 2 - 1 Republik Ceko (Menang)
- Laga 2: Korea Selatan 0 - 1 Afrika Selatan (Kalah)
- Laga 3: Korea Selatan 0 - 1 Meksiko (Kalah)
Kontroversi dan Akhir Tenur Kedua
Ini merupakan kali kedua Hong Myung-bo gagal membawa Korea Selatan lolos dari fase grup Piala Dunia, mengulangi catatan kelam yang sama pada edisi 2014 di Brasil.
Kondisi internal tim kian memanas setelah Hong Myung-bo mengambil keputusan kontroversial dengan mencadangkan kapten sekaligus pemain bintang, Son Heung-min, pada laga krusial melawan Afrika Selatan—sebuah laga di mana mereka sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk memperbesar peluang lolos.
Dengan mundurnya Hong, Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) kini menghadapi tuntutan reformasi besar-besaran dari publik dan pemerintah guna merombak total struktur manajemen olahraga mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....