Gangguan Kesehatan Mengintai Pencinta Bola Selama Piala Dunia 2026
- 17 Jun 2026 17:09 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Euforia Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung saat ini memicu fenomena begadang di kalangan pencinta sepak bola di Tanah Air. Namun, para praktisi kesehatan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi gangguan kesehatan serius akibat pola menonton yang tidak sehat.
Perbedaan zona waktu yang signifikan memaksa suporter menyaksikan laga krusial pada dini hari. Kebiasaan ini dinilai menyimpan risiko besar bagi kondisi fisik jika dilakukan terus-menerus selama sebulan penuh.
Berikut adalah beberapa ancaman gangguan kesehatan utama yang perlu diwaspadai selama musim Piala Dunia ini:
Serangan Jantung Akibat Stres Laga: Menonton pertandingan bertensi tinggi—seperti adu penalti—dapat memicu lonjakan hormon adrenalin secara mendadak. Bagi individu dengan riwayat penyakit jantung, hal ini berisiko memicu serangan jantung fatal.
Penyakit Lambung (GERD) dan Obesitas: Kebiasaan begadang menonton bola sering kali ditemani camilan tidak sehat seperti gorengan, makanan tinggi garam, atau kopi berlebih. Konsumsi makanan berat sebelum tidur ini memicu asam lambung naik (GERD).
Gangguan Tidur dan Imunitas Menurun: Kurang tidur yang terakumulasi akibat menonton laga dini hari dapat merusak jam biologis tubuh. Dampaknya, sistem kekebalan tubuh menurun drastis sehingga tubuh rentan terserang penyakit dan kehilangan fokus di siang hari.
Cara Nonton Aman dan Sehat
Untuk mengantisipasi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk menerapkan pola menonton yang bijak:
Atur Waktu Tidur: Sempatkan tidur lebih awal di awal malam jika berencana bangun pada dini hari untuk menonton pertandingan.
Batasi Camilan Tidak Sehat: Ganti kopi berlebih dengan air putih, serta pilihlah camilan yang lebih sehat seperti buah-buahan atau kacang rebus.
Lakukan Peregangan Otot: Jangan duduk diam selama 90 menit penuh. Manfaatkan jeda babak pertama (half-time) untuk berdiri dan bergerak ringan guna melancarkan sirkulasi darah.
Menikmati turnamen sepak bola terbesar di dunia tentu boleh saja, namun menjaga kesehatan tubuh tetap harus menjadi prioritas utama. (RRI/News/Editor)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....