Mendaftar Balon Walikota Sorong, PKS : "Auguste CR Sagrim Salah Satu Yang Kami Bidik"
- 20 Apr 2024 18:41 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong : Auguste CR Sagrim atau biasa di sapa Gusti Sagrim, Sabtu (20/04/2024) pukul 16.00 (4 sore) bersama rombongan simpatisannya, mengembalikan persyaratan bakal calon walikota Sorong periode 2024-2029 di kantor Sekretariat DPW PKS Provinsi Papua Barat Daya yang beralamat di Jl.Frans Kaisepo Km.8 Kota Sorong.
Sebelum menuju ke kantor PKS, Gusti Sagrim dan massa pendukungnya dengan menggunakan baju SAGU (Sa Gusti/Sahabat Gusti) berkumpul di kediamannya di HBM, dan di awali dengan doa yang di pimpin Pdt Sabar Situmorang Ketua PHMJ GKI Betlehem HBM.
Setelah itu dengan massa pendukungnya mendatangi kantor sekretariat PKS, yang di sambut langsung oleh Ketua Tim seleksi La Ode Samsir, Ketua DPD PKS Kota Sorong Sularjo, Calon Anggota DPRK Kota Sorong terpilih dari PKS dan fungsionaris PKS.
Ketua Tim Seleksi Balon Walikota La Ode Samsir dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa Gusti Sagrim merupakan. Salah satu kandidat yang memang di bidik oleh PKS untuk maju sebagai calon walikota Sorong.
"Dalam pendaftaran di PKS ada dua mekanisme, yakni informasi melalui media massa dan juga PKS memberikan undangan kepada kandidat yang PKS nilai punya potensial untuk terpilih, dan salah satunya yang mendapatkan undangan khusus tersebut adalah Gusti Sagrim."Tegas Ketua Tim Seleksi La Ode Samsir.
Anggota DPRK kota Sorong yang juga lolos mendapatkan kursi di DPRP Papua Barat Daya 2024-2029 ini juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan Gusti Sagrim dan rombongannya mengembalikan berkas pendaftaran yang nantinya akan di verifikasi oleh panitia seleksi.
"Insya Allah, jika nanti Gusti Sagrim yang mendapatkan rekomendasi dari DPP, maka kami siap bekerja sekuat tenaga untuk memenangkannya sebagai walikota sorong tanggal 27 November mendatang."Tegasnya yang di sambut tepuk tangan dari relawan SAGU.
Sementara itu, saat memberikan sambutan, Gusti menceritakan bahwa PKS bukan merupakan partai yang baru di kenalnya, banyak kegiatan yang dilakukan partai bernomor urut 8 ini, dirinya juga ikut bersama-sama.

"Partai ini bukan tempat baru bagi saya, sebab PKS ini adalah rumah saya, namun ada mekanisme partai yang harus di lalui, yakni melalui pendaftaran lewat panitia seleksi, saya sangat menghargai partai besar ini, dan menjadi partai pertama yang saya datangi untuk meminta dukungan rekomendasi."ujarnya.
Gusti yang masih tercatat sebagai Legislator dari partai Nasdem ini mengungkapkan, keinginannya untuk maju sebagai calon walikota, karena melihat permasalahan kota ini sudah sangat runyam dan komplit.
"Ini bukan bicara siapa yang mau jadi walikota, namun berbicara tentang siapa yang punya visi dan misi untuk mengubah wajah kota sorong yang penuh dengan masalah yang sangat komplit."katanya kemudian.
Sebelumnya Gusti juga kepada rri.co.id mengungkapkan, mungkin calon walikota lain mempunyai pasokan anggaran operasional yang besar, namun yang perlu di pertanyakan, apakah mereka paham dengan kondisi kota Sorong saat ini, apakah mereka paham bagaimana jalan keluar untuk permasalahan ini, atau hanya nafsu untuk menjadi penguasa.
"jika berbicara soal uang atau anggaran, saya yakin calon lain punya anggaran besar untuk maju (walikota-red) namun pertanyaan masyarakat, apakah mereka ini mampu menjawab dan mengatasi permasalahan kota sorong yang sangat komplit. Masalah sampah, banjir, ekonomi, kesehatan,pendidikan, lapangan. Pekerjaan yang minim..? karena jika hanya bicara dengan logika, masalah itu takkan mungkin teratasi. Memahami dasar masalahnya dan juga berani untuk merubah itu semua dengan segala resiko, itu solusinya."tegasnya.
Salah satu logika yang bisa di contohkan, adalah dana Otsus, apakah dana Otsus sudah menjawab masalah,? Ketika begal dan kekerasan masih dilakukan oleh anak negeri, ketika tukang parkir masih di dominasi anak negeri, ketika anak negeri masih kesulitan dalam membiayai pendidikan, ketika masih banyak anak negeri yang hidup di bawah garis kemiskinan, ketika masih banyak anak negri yang tinggal di rumah tak layak, ketika masih banyak anak negri yang tak tersentuh dengan kesehatan sejak bayi dan akhirnya busung lapar. Berarti Otsus itu gagal dan tidak di nikmati oleh seluruh anak negeri di tanah ini
"Sehingga tidak bisa menjawab masalah kota sorong hanya dengan logika intelektual semata, karena yang ingin jadi kepala daerah pasti kaum intelektual. namun yang menjadi walikota ke depan harus memahami setiap permasalahan dan dasar masalah itu seperti apa, dan berani merubah semua itu dari dasar.*ujarnya kemudian.
Setelah melakukan pendaftaran di Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gusti di pastikan akan mendaftar di Partai Amanat Nasional (PAN) pada hari Minggu (21/04/2024).
Untuk diketahui, salah satu syarat utama mencalonkan diri sebagai walikota, harus minimal di dukung oleh 20% dari total kursi DPRK Kota Sorong, dimana total kursi DPRK Kota Sorong berjumlah 30 kursi, sehingga minimal untuk dapat mencalonkan diri adalah sebanyak 6 kursi
Sementara PKS kota Sorong memiliki 4 kursi di DPRK, PAN memiliki 3 kursi di DPRK dan Nasdem memiliki 3 kursi di DPRK. Sehingga jika 2 partai saja memberikan rekomendasi, maka di pastikan Auguste CR Sagrim akan melenggang dan bertarung sebagai calon Walikota Sorong periode 2024-2029

Relawan SAGU dari kalangan masyarakat Nusantara yang ikut menemani Auguste CR Sagrim saat mendaftarkan diri ke Partai Keadilan Sejahtera
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....