Tangki Hampir Kosong ternyata Bisa Merusak Mobil

  • 16 Sep 2026 11:44 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Menunggu tangki bensin hampir kosong sebelum mengisi kembali ternyata bisa berdampak pada kondisi kendaraan. Kebiasaan tersebut dapat membuat beberapa komponen bekerja lebih berat dan dalam jangka panjang berisiko menambah biaya perawatan mobil.

Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah fuel pump atau pompa bahan bakar. Bensin membantu menjaga suhu pompa tetap stabil. Ketika jumlah bahan bakar terlalu sedikit, pompa tidak terendam dengan baik sehingga pendinginannya berkurang. Jika sering terjadi, kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan pompa.

Tangki yang terlalu kosong juga memberi ruang lebih banyak bagi udara dan uap air untuk mengalami pengembunan. Pada kendaraan dengan tangki berbahan logam, kondisi ini dapat meningkatkan risiko karat. Selain itu, endapan kotoran di bagian bawah tangki berpotensi ikut terbawa ketika bahan bakar tinggal sedikit dan membuat filter lebih cepat kotor.

Untuk mengurangi risiko tersebut, pemilik mobil sebaiknya tidak selalu menunggu indikator bensin berada di posisi paling rendah. Mengisi bahan bakar ketika volume masih cukup, misalnya saat indikator berada di sekitar seperempat tangki, dapat membantu menjaga pasokan bahan bakar tetap stabil dan mengurangi risiko kendaraan mogok di perjalanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....