Kenali Fungsi Air Aki sebelum Kendaraan Bermasalah Parah

  • 11 Jun 2026 17:19 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Masyarakat yang menggunakan kendaraan dengan aki basah perlu memahami jenis cairan yang terdapat di dalamnya. Pasalnya, salah satu cairan pada aki mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kulit jika terkena secara langsung. Karena itu, penanganan dan perawatan aki perlu dilakukan dengan hati-hati.

Cairan utama pada aki basah dikenal sebagai air zuur yang mengandung asam sulfat dan berfungsi menghantarkan serta menyimpan energi listrik. Namun, sifatnya yang korosif membuat cairan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mempercepat karat pada logam. Berbeda dengan air zuur, air suling atau akuades merupakan air murni yang telah melalui proses penyaringan sehingga lebih aman digunakan.

Menurut informasi dari Battery Council International, berkurangnya cairan pada aki basah sebaiknya ditambah menggunakan air suling yang umumnya dijual dalam kemasan botol berwarna biru. Cairan ini membantu menjaga kestabilan suhu dan kinerja aki tanpa mengubah komposisi kimia di dalamnya.

Sementara itu, air zuur yang biasanya dikemas dalam botol merah digunakan untuk pengisian awal atau saat cairan aki benar-benar habis. Para ahli otomotif menyebut komposisi ideal aki basah terdiri dari sekitar 70 persen larutan elektrolit dan 30 persen air suling. Dengan penggunaan cairan yang tepat, usia pakai aki dapat lebih panjang dan performa kendaraan tetap terjaga.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....