Lepas 7 Atlet Hapkido PBD ke Kejurnas, KONI dan Pengurus Beri Dukungan
- 22 Sep 2026 14:41 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Gelombang dukungan dan motivasi terus mengalir bagi tujuh atlet muda Hapkido Papua Barat Daya (PBD) yang resmi dilepas menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido di Lampung. Doa, apresiasi, hingga lecutan semangat diberikan oleh jajaran pengurus, KONI, serta tokoh agama agar kontingen muda ini siap tampil maksimal membawa nama daerah di tingkat nasional.
Momen pelepasan yang dipusatkan di kantor sementara KONI Papua Barat Daya, Selasa 22 September 2026, diawali dengan penguatan spiritual melalui ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Rudy Lekatompessy. Mengangkat pesan Alkitab dari Filipi 4:13, Pendeta Rudy mengajak seluruh atlet untuk menaruh kepercayaan penuh dan mengandalkan Tuhan dalam setiap pertandingan. Ia membagikan kisah inspiratif kemenangan Evander Holyfield atas Mike Tyson, di mana Holyfield naik ke atas ring dengan jubah bertuliskan Filipi 4:13, sebagai bukti bahwa keyakinan dan iman mampu memberikan kekuatan besar di arena laga.
Pelatih Hapkido PBD, Sabam Viktor Tuapattinaya, menyampaikan bahwa kontingen yang terdiri dari lima atlet putra dan dua atlet putri ini akan turun di kategori pertarungan (daeryun). Meski masa persiapan relatif singkat yaitu selama dua bulan, tekad para atlet untuk memberikan hasil terbaik tidak pernah surut.
"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Papua Barat Daya agar para atlet diberikan kelancaran dan keselamatan selama bertanding," ujar Sabam Viktor.
Dukungan moral juga mengalir kuat dari Ketua Hapkido PBD, Vicente Campana Baay. Ia memompa semangat para atlet agar menanamkan jiwa petarung yang tangguh, tidak mudah patah semangat, namun tetap menghargai setiap lawan di atas matras. Menurut Vicky Baay, sapaan akrabnya, menjaga kesehatan dan sportivitas adalah yang utama, sementara gelar juara merupakan bonus atas kerja keras dan kasih Tuhan.

Sementara itu, Ketua Harian KONI PBD, Origenes Nauw, yang melepas kontingen secara resmi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan orang tua yang terus memberikan dorongan bagi kemajuan Hapkido. Dengan jujur dan terbuka, Origenes mengakui keprihatinannya bahwa dukungan dari pihak KONI sejauh ini belum maksimal. Namun, hal itu tidak melunturkan optimismenya terhadap potensi atlet-atlet PBD.
"Dunia olahraga butuh keyakinan kuat dan orang-orang yang saling menghargai. Jika nanti belum berhasil, jangan berkecil hati. Kemenangan sejati sering kali lahir dari proses kegagalan yang diatasi berulang-ulang," tutur Origenes membakar semangat kontingen.
Secara khusus, Origenes menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atlet atas dukungan yang tak terputus. Ia menegaskan bahwa partisipasi di Kejurnas ini akan membentuk karakter anak-anak muda Papua Barat Daya dengan mentalitas tangguh, kejujuran, keikhlasan, dan semangat pantang menyerah—pelajaran hidup berharga yang tidak didapatkan dari pendidikan formal.
Rangkaian kegiatan pelepasan tersebut ditutup dengan simbolis pemasangan baju Hapkido (Dobok) dan sabuk dari Ketua Hapkido Papua Barat Daya, Vicky Baay, kepada salah satu atlet. Selanjutnya, penyerahan bendera pataka Hapkido dilakukan secara resmi oleh Wakil Ketua KONI PBD, Jos Rinaldy, kepada Pelatih Hapkido, Sabam Viktor, sebagai tanda dimulainya perjuangan kontingen Papua Barat Daya di Kejurnas.

Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....