Pengprov POBSI PBD Evaluasi Kejurnas dan Bidik Target Pra-PON 2027

  • 10 Sep 2026 18:18 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo ini mengusung agenda utama pemaparan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution, serta penyusunan Program Kerja 2027.

Pada ajang tahunan ini, Pengprov POBSI Papua Barat Daya (PBD) turut hadir mengirimkan perwakilan resminya. Berdasarkan mandat dari Ketua Caretaker POBSI PBD, Michael Ricky Tanery, dua utusan yang ditunjuk untuk mengikuti Rakernas sekaligus Munaslub POBSI 2026 tersebut adalah Wakil Ketua H. Yani Salim dan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Irwan Syurah, S.T.

di hubungi via telefon seluler Sorong - Jakarta pada kamis (10/9/2026) Irwan Syurah menjelaskan bahwa kehadiran POBSI PBD bertujuan untuk mengawal pembahasan rencana kerja tahun 2027, agenda Pra-PON, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior, hingga persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Wakil Ketua H. Yani Salim dan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Irwan Syurah, S.T.

Evaluasi Hasil Kejurnas dan Peningkatan Target Emas

Dalam forum Rakernas tersebut, PB POBSI menaikkan target perolehan medali emas pada PON mendatang, dari yang sebelumnya 22 kategori kemungkinan akan bertambah menjadi 23 kategori.

Menanggapi target nasional tersebut, POBSI Papua Barat Daya menjadikannya sebagai pemacu semangat usai melakukan evaluasi menyeluruh atas performa lima atlet yang dikirim pada Kejurnas sebelumnya. Adapun capaian para atlet PBD pada ajang tersebut meliputi:

  • Bola 9 Single: Faisal (Babak 64 besar) & Abu Bakar L/Bekri (Babak 32 besar).
  • Bola 10 Single: Abdurahman/Aco (Babak 32 besar) & Rifaldo Sumendap/Aldo Sun (Babak 32 besar).
  • Ganda Putra Bola 9: Abu Bakar L & Abdul Gani L (Babak 16 besar).
  • Ganda Putra Bola 10: Abdurahman & Rifaldo Sumendap (Babak 32 besar).
Sekretaris Umum KONI yang Juga Kadispora PBD Bernardus Asmuruf, saat melepas Kontingen POBSI PBD.

"Kejurnas ini menjadi pengalaman berharga sekaligus tolak ukur potensi atlet biliar Papua Barat Daya. Persaingan di nomor bola favorit memang membutuhkan persiapan jauh lebih matang karena provinsi lain sudah lebih dahulu unggul dari segi sarana dan prasarana," ujar Irwan.

Langkah Strategis Menjelang Pra-PON

Sebagai langkah nyata memperkuat kedalaman tim, POBSI PBD merencanakan agenda try out di Jakarta bagi 3 hingga 4 atlet menjelang Pra-PON, khususnya untuk kategori snooker dan carom.

Terkait lokasi kualifikasi, Irwan mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pra-PON saat ini masih dipusatkan di Jakarta karena kelengkapan fasilitasnya. Meski demikian, NTB dan NTT selaku tuan rumah PON berharap dapat menjadi tuan rumah Pra-PON, yang keputusannya saat ini masih menunggu regulasi dari PB POBSI.

Guna membenahi dan meningkatkan kualitas biliar di daerah, Irwan menegaskan perlunya sinergi yang kuat antara pengurus daerah, pemerintah, dan KONI. Pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi dan KONI Papua Barat Daya atas dukungan penuh yang terus diberikan.

"Terima kasih atas perhatian dan dukungan kontinyu dari Ketua Umum KONI PBD Bapak Elisa Kambu, Ketua Harian Origenes Nauw, Wakil Ketua KONI Jos Rinaldy, hingga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga PBD Bernardus Asmuruf," pungkas Irwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....