Kementan Percepat Hilirisasi Biofuel menuju Indonesia Mandiri Energi
- 31 Mar 2026 09:26 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID Teminabuan- Kementerian Pertanian (Kementan) bersama sejumlah jajaran BUMN pangan berkomitmen melakukan akselerasi hilirisasi sektor pertanian melalui pengembangan biofuel dan bioetanol. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat kemandirian pangan dan energi nasional di tengah memanasnya kondisi geopolitik global.
Melansir dari laman youtube resmi kementerian pertanian RI dalam video tersebut Menteri Pertanian menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai tonggak sejarah baru dalam ketahanan pangan dengan stok beras yang mencapai 4,3 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah. Keberhasilan ini membuat beras tidak lagi menjadi penyumbang inflasi pada bulan suci Ramadan tahun ini.
Selain pangan, fokus utama pemerintah saat ini adalah menghentikan impor solar dengan mengoptimalkan penggunaan biofuel sawit B50. Penggunaan bahan bakar nabati ini diproyeksikan mampu menggantikan sekitar 5,3 juta ton solar impor tahun ini.
"Mimpi kita selanjutnya adalah E20, yaitu campuran bensin dengan 20 persen etanol yang bersumber dari jagung, ubi, dan tebu," ujar Menteri Pertanian dalam keterangannya.
Program ini diharapkan dapat memanfaatkan potensi sumber daya dalam negeri yang sangat melimpah untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama energi dunia.
Sejalan dengan visi tersebut, pihak BUMN juga menegaskan peran mereka sebagai roda penggerak utama transformasi ini. Kolaborasi antara Kementan, BUMN pangan, dan badan terkait lainnya bertujuan untuk membuka potensi-potensi yang ada agar Indonesia menjadi lebih mandiri dan mampu bertahan di tengah krisis global.
Pemerintah juga menyoroti peningkatan kesejahteraan petani dan kontribusi PDB sektor pertanian yang mencatatkan rekor tertinggi. Dengan kebijakan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen di bawah kepemimpinan saat ini, sektor pertanian diharapkan menjadi pilar utama menuju visi Indonesia Emas melalui kemandirian pangan dan energi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....