Jangan Minum Air, Begini Cara Redakan Rasa Pedas
- 11 Sep 2026 15:21 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan - Rasa pedas yang muncul setelah menyantap cabai sebenarnya bukan rasa panas biasa. Sensasi tersebut dipicu oleh capsaicin, senyawa yang terdapat pada cabai dan dapat merangsang saraf di mulut sehingga otak merasakan sensasi terbakar. Tingkat kepedasan juga bisa berbeda pada setiap orang, tergantung jumlah capsaicin dan kemampuan tubuh dalam meresponsnya.
Jika mulut terasa sangat pedas, air putih ternyata bukan pilihan yang paling efektif. Capsaicin tidak mudah larut dalam air sehingga rasa terbakar bisa tetap terasa. Penelitian yang dipublikasikan melalui PubMed menemukan susu, baik susu rendah lemak maupun susu utuh, termasuk pilihan yang lebih efektif untuk mengurangi sensasi pedas. Protein susu, terutama kasein, dapat membantu mengikat capsaicin sehingga rasa terbakar berkurang.
Selain susu, makanan atau minuman yang mengandung gula juga dapat membantu mengurangi rasa pedas. Sebuah penelitian menemukan larutan sukrosa atau gula dengan konsentrasi tertentu mampu menurunkan sensasi terbakar akibat capsaicin. Karena itu, ketika kepedasan, susu atau sesuatu yang manis bisa dicoba sebagai pertolongan sederhana.
Namun, jika makanan pedas sampai menyebabkan sakit perut, mual, atau memperparah keluhan seperti asam lambung, sebaiknya jangan memaksakan diri. Capsaicin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada sebagian orang. Jadi, menikmati makanan pedas tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....