Kopi Dingin atau Panas, Ini Perbedaan Keduanya

  • 11 Sep 2026 15:20 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Cara menikmati kopi sekarang semakin beragam. Ada yang lebih suka kopi panas, sementara lainnya memilih es kopi atau cold brew. Perbedaannya bukan hanya pada suhu dan rasa. Proses penyeduhan juga dapat memengaruhi tingkat keasaman, kafein, serta senyawa antioksidan yang masuk ke dalam minuman. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Foods menunjukkan, kopi yang diseduh dingin cenderung memiliki keasaman lebih rendah dibandingkan kopi panas, meski hasilnya dapat berbeda berdasarkan jenis biji dan tingkat sangrai.

Dari sisi kandungan, tidak tepat jika langsung menyebut kopi panas selalu lebih sehat. Sebuah penelitian tentang proses penyeduhan menemukan bahwa metode panas dapat menghasilkan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi pada beberapa kondisi, sedangkan penelitian lain menunjukkan cold brew juga bisa memiliki kandungan senyawa antioksidan yang cukup tinggi. Artinya, jenis biji kopi, tingkat sangrai, waktu seduh, dan cara membuatnya ikut menentukan hasil akhirnya.

Bagi orang yang kurang nyaman setelah minum kopi yang terasa asam, cold brew dapat menjadi salah satu pilihan karena pada sejumlah penelitian tingkat keasamannya lebih rendah. Namun, rendah asam bukan berarti otomatis lebih aman bagi semua orang, terutama karena kandungan kafein juga bisa berbeda. Jumlah kafein bahkan sangat dipengaruhi ukuran sajian dan cara penyeduhan.

Karena itu, yang lebih penting bukan sekadar memilih kopi panas atau dingin, tetapi memperhatikan jumlah dan bahan tambahannya. Food and Drug Administration (FDA) menyebut sekitar 400 miligram kafein per hari umumnya tidak dikaitkan dengan efek negatif pada kebanyakan orang dewasa, meski tingkat sensitivitas setiap orang berbeda. Kopi dengan sedikit gula dan tanpa tambahan kalori berlebihan juga dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....