Mengenal Sejarah Mi Ayam, Racikan Budaya Tiongkok dan Lidah Nusantara
- 24 Agt 2026 14:14 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Siapa yang tidak kenal mi ayam? Hidangan berkuah hangat dengan paduan mi kenyal, potongan ayam berbumbu gurih-manis, serta taburan daun bawang dan pangsit ini hampir selalu dapat ditemui di setiap sudut kota di Indonesia. Namun, di balik kelezatannya yang merakyat, mi ayam menyimpan perjalanan sejarah panjang hasil akulturasi budaya yang unik.
Secara historis, mi ayam berakar dari kuliner Tiongkok, khususnya masyarakat kawasan Fujian dan Guangdong yang merantau ke Nusantara. Hidangan aslinya dikenal dengan sebutan bakmi. Dalam dialek Hokkien, kata bak berarti daging dan mi berarti adonan tepung.
Seiring berjalannya waktu, para pedagang Tionghoa beradaptasi dengan lidah dan budaya masyarakat lokal di Nusantara, khususnya di Pulau Jawa yang mayoritas penduduknya Muslim. Daging babi yang menjadi bahan utama bakmi asli kemudian diganti dengan daging ayam yang diolah menggunakan bumbu rempah dan kecap manis khas Jawa. Dari proses adaptasi inilah lahir hidangan mi ayam halal yang kita kenal saat ini.
Dalam perkembangannya, penyebaran mi ayam di Indonesia melahirkan dua varian gaya utama yang sangat populer:
| Baca juga: Kuliner Khas Paskah dari Berbagai Budaya |
Gaya Solo / Jawa: Identik dengan kuah kental beraroma rempah kuat dan cita rasa manis-gurih yang dominan. Potongan daging ayamnya dimasak dengan bumbu kecap pekat, sering kali disajikan bersama ceker atau bakso.
Gaya Jakarta / Wonogiri: Mengandalkan minyak ayam bawang yang gurih dan cenderung asin halus. Penyajiannya sering kali dipisah dengan kuah bening, serta dilengkapi pangsit rebus maupun pangsit goreng yang renyah.
Sejak pertengahan abad ke-20, kepopuleran mi ayam kian meluas ke seluruh pelosok tanah air melalui kehadiran para pedagang gerobak keliling. Kepraktisan penyajian serta rasa yang fleksibel di lidah menjadikan mi ayam bukan lagi sekadar makanan perantauan, melainkan salah satu ikon kuliner favorit masyarakat Indonesia hingga hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....