5 Cara Mudah Mengolah Daging Sapi dan Kambing agar Empuk dan Tidak Alot
- 27 Mei 2026 05:02 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Momen Hari Raya Iduladha selalu menyisakan stok daging kurban yang melimpah di rumah, baik berupa daging sapi maupun kambing. Namun, salah satu tantangan terbesar bagi masyarakat saat memasak daging kurban adalah teksturnya yang terkadang keras, alot, dan sulit dikunyah jika salah dalam proses pengolahan.
Untuk mendapatkan hidangan yang lezat dengan tekstur yang lembut, proses pengempukan daging sebenarnya tidak selalu membutuhkan panci presto (pressure cooker). Ada beberapa teknik alami dan sederhana yang bisa dilakukan langsung di dapur Anda.
Berikut adalah lima cara efektif mengolah daging agar empuk dan tidak keras yang berhasil dirangkum redaksi:
1. Perhatikan Teknik Memotong Daging
Langkah paling awal dan krusial dimulai sebelum daging dimasak. Pastikan Anda memotong daging dengan arah menentang serat (melintang), bukan mengikuti arah serat. Memotong melintang bertujuan untuk memutuskan serat-serat otot yang panjang dan rapat, sehingga daging menjadi jauh lebih rapuh dan mudah dikunyah setelah matang.
2. Manfaatkan Enzim Alami dari Daun Pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain yang berfungsi sebagai pengempuk daging alami. Caranya sangat mudah: remas-remas beberapa lembar daun pepaya bersih hingga getah alaminya keluar sedikit, lalu gunakan untuk membungkus daging yang sudah dipotong. Diamkan selama 20 hingga 30 menit sebelum daging dicuci bersih dan dibumbui. Jangan mendiamkannya terlalu lama agar daging tidak hancur.
3. Rendam dengan Parutan Buah Nanas
Selain daun pepaya, buah nanas muda juga terkenal ampuh mengempukkan daging berkat kandungan enzim bromelin. Anda cukup memarut atau memblender nanas, kemudian lumuri daging dengan parutan tersebut. Biarkan proses marinasi ini berlangsung selama 15 sampai 20 saja. Efek enzim ini sangat kuat, sehingga jika terlalu lama direndam, tekstur daging justru bisa menjadi terlalu lembek.
4. Gunakan Teknik Merebus "5-30-7"
Jika Anda ingin menghemat gas tanpa menggunakan presto, teknik perebusan kompor ini bisa menjadi solusi alternatif yang sangat efektif:
Rebus daging dalam air mendidih selama 5 menit, lalu matikan kompor.
Tutup panci dengan rapat dan biarkan daging terendam di dalam air panas tersebut selama 30 menit tanpa membuka tutupnya sama sekali.
Nyalakan kembali kompor dan rebus daging lagi selama 7 menit.
Teknik akumulasi uap panas yang terperangkap di dalam panci yang tertutup rapat ini terbukti ampuh membuat serat daging menjadi lunak.
5. Balurkan Baking Soda (Sodakue)
Baking soda memiliki kemampuan untuk meningkatkan tingkat pH pada permukaan daging. Hal ini membuat ikatan protein di dalam daging menjadi renggang dan mencegahnya mengencang saat terkena suhu panas. Cukup taburkan sekitar satu sendok teh baking soda untuk setiap satu kilogram daging, aduk rata, dan diamkan selama 15 menit sebelum dibilas hingga bersih untuk menghilangkan sisa rasa getirnya.
Melalui penerapan teknik pengolahan yang tepat, seluruh bagian daging kurban, bahkan bagian yang dinilai memiliki otot keras sekalipun dapat disulap menjadi hidangan sup, rendang, maupun sate yang empuk dan menggugah selera bagi seluruh anggota keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....