Sayur Gohi: Kuliner Bambu Unik Suku Tehit Teminabuan

  • 09 Apr 2026 11:10 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Teminabuan- Bagi masyarakat asli suku Tehit ,Distrik Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan. kedua jenis sayuran ini bukan sekadar menu harian, melainkan identitas kuliner yang melekat erat dengan kehidupan mereka. Sayur Gohi sendiri karena teksturnya yang berduri halus dan sedikit gatal pada saat di sentuh. Keunikan dari sayur ini terletak pada bahan dasar, cara pengolahan, serta aromanya yang khas yang selalu menggugah selera siapa saja yang menyantapnya.

Sayur Gohi berbahan dasar daun-daunan segar pilihan yang diolah dengan bumbu rempah tradisional yang kaya rasa. Salah satu ciri khas yang membuat Sayur Gohi sangat digemari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan adalah campuran ikan asar (ikan asap) dan santan kental yang memberikan rasa gurih yang mendalam. Penggunaan ikan asar yang dikeringkan dengan cara tradisional memberikan aroma asap yang menyatu sempurna dengan kesegaran sayuran dan gurihnya santan.

Keunikan lain yang menjadikan hidangan ini istimewa adalah metode memasaknya yang menggunakan bambu. Campuran sayuran, ikan asar, santan, dan bumbu-bumbu dimasukkan ke dalam bilah bambu untuk kemudian dibakar. Tak jarang, masyarakat suku Tehit juga menambahkan daging ayam atau bahkan daging tikus tanah sebagai penambah cita rasa dan tekstur dalam hidangan tersebut. Proses memasak di dalam bambu ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga memberikan aroma alami yang tak tertandingi. Sayur Gohi pun tetap menjadi identitas kuliner yang mempererat kebersamaan masyarakat di Teminabuan, Sorong Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....