Ikan Asin Gurih, Bijak Konsumsi Demi Jaga Kesehatan
- 10 Sep 2025 20:08 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong: Ikan asin sudah lama menjadi lauk andalan di meja makan masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih, sederhana, namun selalu menggugah selera ketika dipadukan dengan nasi hangat. Meski begitu, para ahli gizi mengingatkan agar makanan tradisional ini tidak dikonsumsi berlebihan. Hal ini karena kadar garam pada ikan asin tergolong sangat tinggi, sehingga bisa berdampak pada kesehatan bila dimakan terlalu sering.
Agar tetap aman, ada cara yang bisa dilakukan sebelum mengolah ikan asin. Merendamnya dengan air hangat atau air biasa selama 15–30 menit dapat membantu mengurangi kadar garam yang menempel. Selain itu, memasaknya tanpa tambahan bumbu asin juga disarankan. Menurut Healthline, asupan garam yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko hipertensi dan memberi beban lebih pada organ ginjal serta jantung. Karena itu, membatasi konsumsi ikan asin hanya beberapa kali dalam seminggu adalah langkah yang bijak.
Lebih jauh lagi, penelitian dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa makanan awetan dengan kadar garam tinggi yang dikonsumsi terus-menerus bisa meningkatkan risiko kanker saluran pernapasan atas, khususnya bila proses pengolahannya tidak higienis. Oleh sebab itu, memilih ikan asin dari sumber terpercaya dan menyeimbangkannya dengan makanan segar seperti sayur dan buah sangat penting. Dengan cara ini, ikan asin tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehari-hari tanpa mengorbankan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....