Mengenal Bakso dan Asal Mulanya
- 30 Jun 2025 17:48 WIB
- Sorong
KBRN Teminabuan : Dilansir dari Wikipedia.com Bakso adalah hidangan berbentuk bola yang lazim ditemukan di Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, udang dan kambing, bahkan daging kerbau. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mie,bihun, tauge, tahu, terkadang telur lalu ditaburi bawang goreng dan seledri.
Bakso adalah makanan yang populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia, dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan ataupun mal-mal. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mie goreng, nasi goreng, sop atau capcai.
Asal mula
Kini kebanyakan penjual bakso adalah orang jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang.
Bakso Solo menjadi usaha turun-temurun dari Bakso Wonogiri karena banyak anak cucu yang menetap dan membuka usaha bakso di Kota Solo dan sekitarnya, terutama daerah perkotaan yang letaknya strategis di pinggir jalan raya. Bakso Solo mulai tersebar dari pulau jawa ke wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.
Bakso Solo umumnya hanya berisi bakso, mi, dan taburan bawang goreng serta seledri; sementara isian bakso Malang umumnya lebih bervariasi dengan tambahan pangsit kukus atau goreng, tahu, mi kuning atau bihun, dan pelengkap lainnya. Di beberapa daerah, bakso disajikan dengan pelengkap unik seperti kerupuk kulit, tahu goreng, atau siomay, yang menambah kekayaan rasa dan tekstur dalam satu mangkuk. Kuah bakso Malang lebih berlemak karena berasal dari kaldu tulang dan jeroan, sementara kuah bakso Solo lebih ringan.
Beberapa penjual bakso juga menambahkan jeroan atau tetelan sapi, meliputi babat, paru, usus, hati, limpa, dan lain-lain untuk menambah citarasa dan membuat hidangan bakso semakin kaya. Hal ini sejalan dengan kebiasaan masyarakat dan sejarah kuliner nusantara yang memanfaatkan setiap bagian sapi agar tidak terbuang percuma.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....