BERBURU TAKJIL DI BULAN PUASA
- 07 Mar 2025 18:38 WIB
- Sorong
KBRN, Teminabuan : Takjil Ramadhan adalah tradisi yang telah lama ada di Indonesia, tradisi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial terhadap sesama yang berpuasa. Takjil biasanya diberikan oleh individu atau kelompok kepada orang yang berpuasa. Makanan yang biasa disertakan dalam takjil adalah makanan ringan yang mudah dicerna dan tidak membuat mudah lapar, seperti kurma, roti, dan air. Takjil atau makanan yang menjadi pembuka dari ritual sekali setahun bagi umat islam yaitu Puasa Ramadhan. Setiap sorenya di Bulan Ramadhan sekitar pukul 15.00 waktu setempat banyak titik – titik yang menjadi tempat para pedagang berjejer menjajakan beragam kudapan untuk buka puasa.
Tidak hanya umat muslim yang merasakan suasana yang hanya ada di Bulan Ramadhan. Tetapi beberapa masyarakat non muslim juga turut bergabung dalam suasana ini. Meskipun tidak ikut melaksanakan puasa, tetapi ternyata masyarakat non muslim turut berkontribusi dalam menyukseskan UMKM kecil yaitu dengan memborong dagangannya. Banyak pedagang takjil yang senang karena dagangannya habis terjual setiap sorenya. Teman – teman non muslim mengaku banyak makanan yang susah dicari tetapi ketika Bulan Ramadhan makanan tersebut menjadi sangat mudah untuk ditemukan. Agar tidak kehabisan jadilah mereka memborong terlebih dahulu. Hal itulah yang menjadikan motivasi mereka untuk turut berkontribusi dalam berburu takjil ramadhan.
Fenomena umat lintas agama berburu takjil di bulan Ramadhan memang sedang ramai jadi buah bibir di media sosial. Warganet menyebut fenomena ini sebagai “wartakjil.” Tentu bukan peperangan dalam arti hadirnya kekerasan. Ungkapan ini justru menggambarkan keseruan warga lintas agama yang turut berburu takjil di pasar meski tidak ikut berpuasa. (Tresia Kedemes)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....