Gula, Tepung, dan Gorengan Berlebihan, Organ Tubuh Mana yang Paling Terdampak?
- 07 Okt 2026 15:21 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Gula, makanan berbahan tepung olahan, dan gorengan merupakan bagian yang cukup sering ditemui dalam pola makan sehari-hari. Namun, jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan, pola makan tinggi gula, karbohidrat olahan, serta lemak tertentu dapat berdampak pada kesehatan tubuh.
Lantas, organ tubuh mana yang paling cepat terdampak oleh pola makan tersebut? Dan apa yang sebenarnya terjadi ketika tubuh terus-menerus menerima asupan gula, tepung olahan, dan makanan yang digoreng? Berikut penjelasannya.
Pankreas : makan gula dan tepung berlebihan membuat pancreas bekerja ekstra terus menerus dan lama kelamaan akan menjadi lemah. Insulin jadi tidak efektif mengakibatkan resistensi insulin yang berujung diabetes.
Hati (Liver) : Gula dan tepung gampang diubah menjadi lemak dihati (fatty liver/hati berlemak). Ditambah minyak dari gorengan membuat peradangan hati makin parah.
Usus : Gula yang berlebihan bisa kasih makanan ke bakteri jahat dan jamur membuat usus menjadi kotor, kembung dan gampang radang.
Pembuluh Darah : Gula bisa membuat dinding pembuluh darah kaku dan gampang rusak (aterosklerosis).
Ginjal : Kalau gula darah tinggi, ginjal akan bekerja keras buang gula lewat urine. Lama kelamaan bisa rusak dan menjadi gagal ginjal diabetik.
Otak : lemak trans dari gorengan bisa menurunkan fungsi kognitif jangka panjang.
Pada akhirnya, bukan berarti gula, makanan berbahan tepung, dan gorengan harus sepenuhnya dihindari. Yang terpenting adalah memperhatikan jumlah, frekuensi, serta keseimbangan pola makan secara keseluruhan.
Mengurangi makanan tinggi gula, tepung olahan, dan gorengan, serta memperbanyak makanan bergizi dan aktivitas fisik dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Jadi, mulai perhatikan kembali apa yang ada di piring Anda setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....