Air Panas dalam Gelas Plastik, Kenali Risikonya Sekarang
- 13 Sep 2026 15:54 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Gelas plastik memang praktis digunakan untuk berbagai minuman, tetapi tidak semua produk cocok untuk menampung air panas. Keamanan wadah plastik bergantung pada jenis bahan serta petunjuk penggunaan yang diberikan produsennya. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga membedakan penggunaan bahan kemasan berdasarkan jenis makanan dan kondisi suhu, termasuk untuk makanan atau minuman yang diisi dalam keadaan panas.
Suhu tinggi dapat memengaruhi perpindahan zat dari bahan plastik ke makanan atau minuman. Salah satu bahan yang sering menjadi perhatian adalah Bisphenol A atau BPA, yang digunakan dalam pembuatan sejumlah produk berbahan plastik dan resin. Namun, bukan berarti setiap gelas plastik mengandung BPA atau otomatis berbahaya ketika terkena panas. Risiko sangat bergantung pada jenis plastik, bahan yang digunakan, suhu, serta lama kontak dengan minuman.
Selain bahan kimia, keberadaan mikroplastik juga menjadi perhatian para peneliti. WHO menyebut mikroplastik telah ditemukan dalam air minum, termasuk air kemasan, tetapi bukti mengenai dampaknya terhadap kesehatan manusia masih terus dikembangkan. Karena itu, WHO menilai masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui risiko paparan mikroplastik secara lebih pasti.
Untuk penggunaan sehari-hari, sebaiknya jangan langsung menuangkan air yang sangat panas ke gelas plastik sekali pakai jika wadah tersebut tidak mencantumkan keterangan aman untuk suhu panas. Periksa label atau petunjuk penggunaan pada kemasan. Jika ingin menampung minuman panas, pilih wadah yang memang dirancang untuk kondisi tersebut, seperti gelas kaca, keramik, atau wadah plastik yang memiliki keterangan sesuai penggunaannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....