Kenapa Tubuh Bisa Bangun sebelum Alarm Berbunyi
- 05 Sep 2026 19:21 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pernah terbangun dan melihat jam, lalu ternyata alarm belum berbunyi? Hal ini bisa terjadi ketika tubuh sudah terbiasa dengan jadwal tidur dan bangun yang hampir sama setiap hari. Jadi, bukan berarti tubuh benar-benar bisa membaca angka pada jam, melainkan ada sistem alami yang membantu mengatur kapan seseorang mengantuk dan mulai terjaga.
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), tubuh memiliki jam biologis yang bekerja dalam siklus sekitar 24 jam. Sistem ini disebut ritme sirkadian dan dipengaruhi oleh berbagai tanda dari lingkungan, terutama terang dan gelap. Ketika pagi mendekat, tubuh secara alami mulai meningkatkan kewaspadaan, salah satunya melalui perubahan hormon seperti kortisol.
Kebiasaan sehari-hari juga ikut membentuk pola tersebut. Jika seseorang selalu tidur dan bangun pada waktu yang hampir sama, tubuh dapat menyesuaikan diri dengan jadwal itu. Cahaya yang masuk melalui mata kemudian membantu otak mengatur jam biologis melalui bagian yang disebut suprachiasmatic nucleus (SCN). National Institute of General Medical Sciences menjelaskan bahwa SCN berperan sebagai pengatur utama ritme sirkadian tubuh.
Namun, kemampuan bangun sebelum alarm tidak selalu terjadi setiap hari. Kurang tidur, perubahan jadwal, kerja malam, perjalanan ke zona waktu berbeda, hingga paparan cahaya terang pada malam hari dapat mengganggu jam biologis. Selain ritme sirkadian, tubuh juga memiliki dorongan tidur yang semakin kuat semakin lama seseorang terjaga. Kedua sistem inilah yang bersama-sama membantu menentukan kapan tubuh ingin tidur dan kapan siap bangun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....