Mengenal Fungsi dan Jenis Jarum Suntik Infus dalam Dunia Medis
- 11 Agt 2026 08:41 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong — Dalam dunia medis, pemasangan jalur intravena (IV) atau yang dikenal sebagai infus merupakan salah satu tindakan medis paling umum. Komponen utama yang memungkinkan cairan atau obat masuk langsung ke aliran darah pasien adalah jarum infus (IV cannula atau IV catheter).
Meskipun terlihat sederhana, jarum infus memiliki berbagai kegunaan vital sesuai dengan kebutuhan penanganan medis pasien.
Kegunaan Utama Jarum Infus dalam Perawatan Medis
Pemberian Cairan dan Nutrisi (Rehidrasi)
Digunakan untuk memasukkan cairan elektrolit atau cairan steril langsung ke pembuluh darah pada pasien yang mengalami dehidrasi berat, syok, atau tidak dapat makan dan minum secara normal melalui mulut.
Pemberian Obat-obatan Secara Cepat
Memungkinkan obat-obatan bekerja lebih cepat karena langsung mengalir ke sistem peredaran darah, seperti pada kasus pemberian antibiotik, obat pereda nyeri berat, atau tindakan darurat (emergency).
Transfusi Darah dan Produk Darah
Menjadi akses masuk untuk pemberian sel darah merah, plasma, atau trombosit pada pasien yang mengalami pendarahan hebat, anemia berat, atau menjalani operasi besar.
Pengambilan Sampel Darah Berulang
Memudahkan tenaga medis mengambil sampel darah pasien secara berkala tanpa perlu menusukkan jarum baru setiap kali pengambilan sampel diperlukan.
Mengenal Jenis dan Ukuran Jarum Infus (IV Cannula)
Jarum infus dirancang dalam berbagai ukuran yang ditandai dengan warna (gauge/G). Semakin kecil angka gauge-nya, semakin besar ukuran jarumnya:
Hijau (18G): Ukuran besar, biasa digunakan untuk transfusi darah cepat, operasi besar, atau kondisi darurat di mana cairan harus masuk dengan volume tinggi.
Merah Muda / Pink (20G): Ukuran paling standar untuk pasien dewasa yang membutuhkan infus cairan harian atau pemberian obat biasa.
Biru (22G): Digunakan untuk pasien dewasa dengan pembuluh darah kecil, lansia, atau anak-anak.
Kuning (24G) & Ungu (26G): Jarum berukuran sangat kecil yang khusus diperuntukkan bagi bayi, neonatus, atau pasien dengan pembuluh darah yang rapuh.
Penggunaan jarum infus wajib dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan menerapkan prinsip steril untuk mencegah infeksi pada pembuluh darah .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....