Campak Bukan Sekadar Bintik Merah, Kenali 5 Tanda Darurat pada Anak

  • 05 Agt 2026 10:57 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Campak bukan sekedar demam lalu muncul bintik merah. Virus ini bisa menyerang paru – paru, otak bahkan bisa berujung kematian pada anak yang sebelumnya tampak sehat.

Menurut surveilens Kemenkes RI, kasus campak di Indonesia memang sempat turun setelah lonjakan awal tahun, tapi kewaspadaan kita tidak boleh ikut turun. Dilansir dari berbagai laman kesehatan, ada lima tanda anak dengan campak itu harus segera dibawa mencari pertolongan:

Pertama, nafasnya cepat dan diikuti oleh sesak, dada tertarik kedalam atau bibir yang membiru. Campak itu dapat menyebabkan Pneumonia atau radang paru, salah satu kompilkasi yang paling berbahaya.

Kedua, anaknya terlihat lemas, sulit dibangunkan, tampak bingung atau bahkan mengalami kejang, ini bisa manandakan gangguan pada otak dan tidak boleh ditunggu sampai pagi.

Ketiga, anak yang terus muntah, tidak mau minum, mulutnya kering atau jarang buang air kecil. Demam yang tinggi dan diare itu dapat membuat anak kehilangan cairan dengan cepat.

Keempat, demamnya tetap tinggi atau kembali naik setelah sempat membaik. Itu bisa menjadi tanda infeksi tambahan, termasuk infeksi paru atau telinga.

Kelima, anak masih bayi kekurangan gizi, memiliki gangguan kekebalan atau belum memperoleh imunisasi lengkap. Pada kelompok ini campak lebih mudah berubah dari ruam menjadi bencana.

Jangan membawa anak yang dicurigai campak langsung duduk di ruang tunggu tanpa memberitahu petugas fasilitas kesehatan. Virusnya itu sangat mudah menular melalui udara dan menginfeksi orang lain bahkan setelah penderitanya itu meninggalkan ruangan.

Campak bukan ujian kekebalan alami, biarkan anak tertular itu bukan cara untuk membangun tubuh yang kuat.

Pastikan imunisasi dua dosis lengkap, hubungi fasilitas kesehatan sebelum datang, berikan cairan dan jangan memberikan antibiotik sembarangan , karena campak itu disebabkan oleh virus.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....