Jangan Abaikan Halusinasi Kenali Penyebab dan Gejalanya sejak Dini

  • 25 Jul 2026 13:08 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Halusinasi merupakan kondisi ketika seseorang mendengar, melihat, mencium, merasakan, atau mengecap sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Pengalaman tersebut terasa nyata bagi penderitanya, sehingga sering menimbulkan kebingungan, kecemasan, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini berbeda dengan ilusi, yaitu salah menafsirkan sesuatu yang benar-benar ada, maupun delusi yang berupa keyakinan keliru.

Halusinasi dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari mendengar suara, melihat bayangan, merasakan sentuhan, hingga mencium atau mengecap sesuatu tanpa adanya rangsangan nyata. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti gangguan kesehatan jiwa, penyakit pada otak dan saraf, penggunaan atau penghentian zat tertentu, kurang tidur, maupun stres yang berkepanjangan. Karena penyebabnya beragam, pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui sumber masalahnya.

Seseorang yang mengalami halusinasi sebaiknya tidak dianggap mengada-ada atau langsung diberi stigma. Apalagi jika kondisi tersebut disertai perubahan perilaku, kebingungan, atau kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. Penanganan yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebabnya, mulai dari pengobatan, terapi psikologis, hingga penanganan penyakit yang mendasari.

Menurut World Health Organization (WHO) dan National Institute of Mental Health (NIMH), deteksi serta penanganan dini terhadap gangguan kesehatan mental dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah kondisi menjadi lebih berat. Karena itu, apabila seseorang mengalami halusinasi yang berulang atau semakin mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan jiwa untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....