Jangan Abaikan Kipas Angin Kotor Demi Udara Rumah Sehat

  • 21 Jul 2026 07:42 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kipas angin memang menjadi andalan banyak keluarga untuk mengurangi rasa gerah saat cuaca panas. Namun, alat ini juga perlu dibersihkan secara rutin karena debu yang menumpuk pada baling-baling dan pelindung kipas dapat kembali beterbangan ke udara saat kipas dinyalakan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas udara di dalam rumah.

Debu di dalam ruangan tidak hanya berasal dari tanah, tetapi juga dapat mengandung serpihan kulit mati, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, hingga tungau debu. Saat kipas berputar, partikel-partikel tersebut bisa menyebar dan terhirup oleh penghuni rumah. Bagi orang yang memiliki alergi, asma, atau gangguan pernapasan, paparan debu dapat memicu bersin, batuk, hidung tersumbat, hingga memperparah gejala yang sudah ada.

Selain berdampak pada kesehatan, penumpukan debu juga dapat mengurangi kinerja kipas angin. Baling-baling yang kotor membuat putaran kipas kurang optimal sehingga hembusan angin terasa lebih lemah. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga berpotensi membuat motor kipas bekerja lebih berat dan mengurangi usia pakainya.

Sejumlah lembaga kesehatan dunia, seperti U.S. Environmental Protection Agency (EPA) dan American Lung Association, menyarankan menjaga kebersihan peralatan rumah untuk membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Karena itu, kipas angin sebaiknya dibersihkan setiap dua hingga empat minggu sekali, tergantung kondisi lingkungan. Membersihkan kipas secara rutin bukan hanya membuat udara terasa lebih segar, tetapi juga membantu menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....