Mengenal Blackout: Penyebab Pingsan Mendadak dan Kapan Harus Waspada
- 21 Jul 2026 05:16 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pernahkah anda mengalami atau mendengar tentang Blackout? Blackout pada manusia disebut juga pingsan atau sinkop terjadi saat otak kekurangan pasokan darah dan oksigen secara tiba-tiba. Kondisi ini sering dipicu oleh penurunan tekanan darah mendadak, kelelahan, dehidrasi, gula darah rendah (hipoglikemia), gangguan irama jantung (aritmia), atau respons saraf berlebih seperti saat stres berat.
Dilansir dari berbagai sumber Penyebab spesifik hilangnya kesadaran atau pandangan menggelap mendadak ini meliputi:
• Penurunan Tekanan Darah (Hipotensi Ortostatik): Terjadi akibat berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau berbaring, sehingga darah turun dan mengurangi aliran ke otak.
• Masalah Jantung: Gangguan seperti aritmia (detak jantung tidak teratur), serangan jantung, atau masalah katup membatasi kemampuan jantung memompa darah ke atas.
• Reaksi Saraf Otonom (Vasovagal Syncope): Penurunan tekanan darah dan detak jantung mendadak akibat respons terhadap stres, ketakutan, rasa nyeri hebat, atau berdiri terlalu lama.
• Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia): Otak kekurangan energi ketika tubuh tidak memiliki cukup glukosa, yang sering dialami oleh pengidap diabetes atau saat telat makan.
• Dehidrasi dan Anemia: Kurangnya cairan tubuh menurunkan volume darah, sementara anemia mengurangi kapasitas darah membawa oksigen ke otak.
• Konsumsi Alkohol Berlebihan: Menyebabkan hilangnya kesadaran sementara (sering disebut blackout) karena alkohol mengganggu kemampuan otak merekam memori baru.
Patut diketahui Blackout mendadak atau pingsan bukan sekadar kondisi kelelahan biasa. Blackout sesekali mungkin tidak berbahaya, terutama bila dipicu kelelahan atau dehidrasi. Namun, segera periksakan diri ke dokter jika blackout disertai gejala lain seperti Nyeri dada,Sesak napas, Jantung berdebar hebat dan Pingsan berulang kali tanpa sebab jelas. Kondisi ini bisa menandakan masalah kesehatan serius yang segera membutuhkan penanganan medis. Jika blackout terjadi berulang, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya bisa diketahui dan ditangani dengan tepat. (Syahruddin)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....