Benarkah Rebahan setelah Makan Bisa Memperburuk Gula Darah, Ini Penjelasan Dokter
- 09 Jul 2026 20:27 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Langsung rebahan setelah makan bukan pilihan terbaik. Setelah makan tubuh mulai mencerna makanan dan mulai menyerap gula ke dalam aliran darah. Pada orang dengan diabetes proses ini sering menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih tinggi dibandingkan orang tanpa diabetes.
Dalam unggahan di media sosial dr. Christian Dion Saelan, Spesialis penyakit dalam, mengungkapkan rebahan setelah makan ini akan membuat aktivitas otot menjadi sangat minimal, penggunaan gula oleh otot juga bisa berkurang akibatnya lonjakan gula darah setelah makan bisa bertahan lebih lama. Selain itu pada sebagian orang langsung berbaring setelah makan juga dapat meningkatkan resiko refluks asam lambung atau Gerd atau rasa panas di dada.
Cristian melanjutkan, yang harus dilakukan setelah makan, tidak perlu olahraga berat, cukup lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai 10 – 15 menit, membereskan meja makan, menyapu atau melakukan pekerjan ringan lainnya, yang terpenting adalah tubuh harus tetap bergerak. Kapan boleh berbaring, kalau memang ingin berbaring, anda bisa memberi jedah disekitar dua atau tiga jam setelah makan, terutama setelah memiliki keluhan asam lambung.
Pesan penting untuk anda, kebiasaan kecil setelah makan bisa memberi pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan metabolik. Tubuh lebih senang diajak bergerak dari pada langsung diajak tidur. Setelah makan jangan langsung rebahan beri kesempatan otot membantu tubuh mengelola gula darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....