Terlalu Sering Menonton Konten Galau, Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan Mental

  • 08 Jul 2026 15:21 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – sadarkah anda bahwa akun sosial media yang galau bisa membuat mental jadi kacau? Karena otak kita menyerap apa yang kita lihat, dengar dan baca.

Semakin sering kita mengonsumsi konten galau, semakin besar kemungkinan kita terjebak dalam mood negatif, menguatkan pikiran pesimis atau sinis dan merasa hidup kita seburuk isi quotes di timeline.

Contoh pola yang sering buat mental drop, melansir Social Connect :

  1. Mengikuti konten-konten yang isinya curhat toxic, patah hati berulang, atau glorifikasi rasa sakit.
  2. Mendengarkan lagu galau terus menerus, padahal kita sedang baik-baik saja.
  3. Menonton drama atau film yang isinya pengkhianatan, kesedihan, dan luka batin setiap hari.

Kita pikir itu relatable, padahal bisa jadi kita sedang menguatkan luka yang seharusnya kita sembuhkan.

Menurut teori social contagion, emosi negatif bisa menular lewat media sosial, musik atau film yang kita konsumsi. Kalau kita terus-menerus terpapar narasi sedih, bukan tidak mungkin kamu jadi makin merasa hampa dan tidak berdaya, walau awalnya baik-baik saja.

Yang bisa kita lakukan sekaran adalah kurasi following, unfollow akun yang buat kita makin nelangsa, dengarkan lagu yang netral atau uplifting (meski hanya lo-fi atau instrumental dulu), cari tontonan yang ringan, lucu atau inspiratif dan simpan quotes yang menguatkan bukan yang makin memperdalam luka.

Kita tidak bisa sembuh kalau terus tinggal di lingkungan yang membuat luka kita makin terbuka. Galau itu manusiawi. Tapi kita juga berhak sembuh dan itu dimulai dari apa yang kita izinkan masuk ke pikiran kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....