Ilmuan Karl Landsteiner dan Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni
- 13 Jun 2026 07:29 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Setiap tanggal 14 Juni, dunia memperingati Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah serta memberikan apresiasi kepada para pendonor sukarela yang telah membantu menyelamatkan jutaan nyawa di seluruh dunia.
Hari Donor Darah Sedunia ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Juni, bertepatan dengan hari lahir Karl Landsteiner, ilmuwan yang menemukan sistem golongan darah ABO. Penemuan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam dunia medis karena memungkinkan transfusi darah dilakukan dengan lebih aman.
Donor darah memiliki peran yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Darah yang didonorkan dapat digunakan untuk membantu pasien yang mengalami kecelakaan, menjalani operasi besar, penderita kanker, ibu yang mengalami komplikasi saat melahirkan, hingga pasien dengan penyakit darah seperti talasemia yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.
Selain memberikan manfaat bagi penerima darah, donor darah juga dapat memberikan manfaat bagi pendonornya. Melalui proses donor darah, kesehatan pendonor akan diperiksa terlebih dahulu, seperti tekanan darah, kadar hemoglobin, dan kondisi kesehatan umum. Donor darah yang dilakukan secara teratur juga dapat membantu merangsang pembentukan sel darah merah yang baru dalam tubuh.
Meski demikian, tidak semua orang dapat langsung mendonorkan darahnya. Pendonor harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti usia yang sesuai, berat badan minimal tertentu, kondisi tubuh yang sehat, serta tidak sedang menderita penyakit tertentu. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan sebelum donor menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan bagi pendonor maupun penerima darah.
Peringatan Hari Donor Darah Sedunia juga menjadi pengingat bahwa kebutuhan darah selalu ada setiap hari. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan membutuhkan pasokan darah yang cukup untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi. Sayangnya, jumlah pendonor sering kali belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara optimal.
Melalui peringatan ini, kita diajak untuk lebih peduli terhadap sesama dengan menjadi pendonor darah sukarela. Setetes darah yang didonorkan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, darah tersebut dapat menjadi harapan untuk hidup yang lebih baik.
Mari jadikan Hari Donor Darah Sedunia setiap 14 Juni sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian. Karena dengan donor darah, kita tidak hanya memberikan darah, tetapi juga memberikan kesempatan hidup bagi orang lain. (Grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....