BPJS Sorong Edukasi Gen Z Soal JKN lewat Sekolah dan Kampus

  • 16 Mei 2026 14:05 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sorong terus gencar melakukan edukasi dan sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada generasi muda atau Gen Z di wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemahaman para pelajar dan mahasiswa mengenai pentingnya proteksi kesehatan sebelum memasuki usia produktif.

Staf Edukasi BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sorong, Bagus Bahtiar, mengungkapkan bahwa kepesertaan JKN di wilayah Papua Barat Daya sebenarnya sudah hampir mencapai 100 persen. Namun, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah memastikan status kepesertaan tersebut tetap aktif dan dipahami alurnya oleh generasi muda.

"Para pelajar dan mahasiswa ini adalah penerus kita ke depan. Sangat penting bagi mereka untuk memahami program JKN karena program ini merupakan pelindung utama jika sewaktu-waktu mengalami sakit," ujar Bagus Bahtiar dalam Dialog Sore Ceria di Pro 2 FM RRI Sorong.

Bagus menjelaskan pihaknya mengadakan sejumlah kegiatan, seperti lomba cerdas cermat hingga Duta Muda JKN Untuk menarik minat Gen Z. BPJS Kesehatan Sorong mengemas edukasi lewat berbagai kegiatan kompetitif yang menarik di sekolah dan perguruan tinggi yang rutin digelar pada semester dua setiap tahunnya. Lomba Cerdas Cermat (LCC) untuk tingkat SMA dan universitas, serta pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan.

Bagus menyebut antusiasme anak muda di Sorong sangat tinggi. Bahkan, prestasi luar biasa sempat ditorehkan oleh perwakilan sekolah lokal. "Sebagai informasi, dua tahun yang lalu perwakilan dari SMA Negeri 3 Kota Sorong yang mewakili Kantor Cabang Sorong berhasil menyabet Juara 1 Lomba Cerdas Cermat JKN tingkat nasional, mengalahkan SMA lain dari seluruh Indonesia," ungkapnya dengan bangga.

Kemudahan Layanan Digital Lewat Mobile JKN dan Pandawa

Menyesuaikan dengan gaya hidup Gen Z yang serba digital, BPJS Kesehatan kini mengedepankan kanal layanan non-tatap muka. Bagus mengimbau anak muda untuk mulai memanfaatkan aplikasi Mobile JKN dan layanan chat WhatsApp Pandawa pada nomor 0811-8165-16.

Lewat aplikasi Mobile JKN, peserta tidak perlu lagi membawa kartu fisik jaminan karena sudah terintegrasi dengan NIK KTP sejak tahun 2022. Aplikasi ini juga mempermudah pendaftaran antrean online secara mandiri dari rumah sebelum ke fasilitas kesehatan.

Selain itu, Bagus menekankan fitur penting yang jarang diketahui, yaitu screening riwayat kesehatan yang dapat diakses satu tahun sekali. Fitur ini berguna untuk mendeteksi potensi penyakit tidak menular kronis (seperti stroke, jantung, dan diabetes) sedini mungkin agar dapat dikelola dengan perubahan gaya hidup sehat.

Alur Berobat dan Imbauan Waspada Penipuan Bagi para pelajar yang ingin menggunakan hak layanannya, Bagus membagikan tips alur berobat yang benar. Peserta pertama-tama harus memastikan kartu aktif, lalu mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas, klinik, atau dokter praktik mandiri. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, dokter di FKTP akan memberikan rujukan ke dokter spesialis di rumah sakit, kecuali dalam kondisi gawat darurat yang bisa langsung ke IGD.

Di akhir sesi dialog, pihak BPJS Kesehatan Sorong juga meminta masyarakat dan generasi muda untuk selalu merujuk pada kanal informasi resmi seperti Instagram, TikTok, dan YouTube resmi milik BPJS Kesehatan. "Kami mengingatkan agar masyarakat jangan mudah percaya kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab atau mengatasnamakan BPJS Kesehatan yang berujung pada penipuan," tutup Bagus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....