Waspadai Kebiasaan Buruk, Diam-diam Merusak Tubuh
- 12 Mei 2026 12:00 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Aktifitas harian yang sering dilakukan banyak orang adalah karena suatu kebiasaan yang terasa “normal” sehari-hari tetapi ternyata pelan-pelan memberi dampak ke tubuh. Biasanya tidak langsung dirasakan namun beberapa efeknya baru terasa bertahun-tahun kemudian.
Kebiasaan yang sering dianggap normal malah membawa kita pada sebuah masalah baru yang berdampak pada kesehatan, kalau terus dibiarkan dan tidak segera ditangani pastinya bisa berakibat fatal.
Menurut berbagai sumber, para pakar kesehatan menyampaikan kebiasaan apa saja yang paling sering diremehkan ;
Kurang tidur tapi dianggap biasa
Tidur 4–6 jam terus-menerus bisa mengganggu hormon, daya tahan tubuh, konsentrasi, suasana hati, sampai meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes.
Duduk terlalu lama
Duduk berjam-jam tanpa bergerak memperlambat metabolisme, bikin otot melemah, postur rusak, dan meningkatkan risiko nyeri punggung serta penyakit jantung.
Kurang minum air
Dehidrasi ringan kronis sering tidak terasa, tapi bisa memicu sakit kepala, kulit kusam, mudah lelah, konstipasi, dan gangguan ginjal jangka panjang.
Main HP sebelum tidur
Cahaya biru dari layar mengganggu produksi melatonin sehingga kualitas tidur turun walau tetap tidur lama.
Sering menahan pipis
Bisa meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan membuat kandung kemih jadi lebih sensitif atau bermasalah.
Makan terlalu cepat
Otak butuh waktu untuk menerima sinyal kenyang. Makan cepat membuat orang cenderung makan berlebihan dan pencernaan terasa berat.
Terlalu sering konsumsi minuman manis
Bahkan teh manis, kopi susu, atau minuman kemasan harian bisa diam-diam menaikkan risiko obesitas, diabetes, dan fatty liver.
Kurang kena sinar matahari
Minim paparan matahari bisa menyebabkan kekurangan vitamin D, memengaruhi tulang, energi, dan mood.
Stres terus-menerus tanpa jeda pemulihan
Tubuh yang terus berada dalam mode “siaga” menghasilkan hormon stres tinggi yang memengaruhi tidur, imun, pencernaan, dan kesehatan jantung.
Postur buruk saat kerja atau main gadget
Leher maju (“text neck”), bahu membungkuk, dan posisi duduk buruk bisa menyebabkan nyeri kronis dan ketegangan otot.
Jarang bergerak walau rutin olahraga
Seseorang bisa olahraga 1 jam tapi tetap terlalu pasif kalau 10–12 jam sisanya duduk terus.
Menganggap dengkuran itu normal
Dengkuran berat bisa menjadi tanda sleep apnea, kondisi yang membuat kualitas oksigen turun saat tidur dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kurang makan protein dan serat
Tubuh jadi lebih cepat lapar, massa otot menurun, dan kesehatan pencernaan terganggu.
Sering memakai earphone dengan volume tinggi
Kerusakan pendengaran terjadi perlahan dan sering baru terasa setelah permanen.
Mengabaikan nyeri kecil terus-menerus
Nyeri punggung, sakit kepala, maag, atau kelelahan berkepanjangan kadang dianggap sepele padahal bisa jadi tanda awal masalah kesehatan.
- Merokok, Minuman Beralkohol, Obat-obatan, menyebabkan paru-paru, jantung, liver bahkan gangguan pada ginjal.
Lama Jongkok, dapat menyebabkan wasir atau ambeyen.
Mari perbaiki cara hidup kita supaya kesehatan tetap terjaga, metabolisme tubuh baik, dan berusia panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....