Dinas Kesehatan Mencatat 298 Anak di Sorong Selatan Mengalami Stunting
- 11 Mei 2026 10:51 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan - Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya mencatat sebanyak 298 anak dari 2.068 anak yang dilakukan pemeriksaan kesehatan di wilayah Sorong Selatan mengalami stunting.
Kepala Seksi Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Sorong Selatan, yang juga sebagai ketua Ketua PC IBI Sorong Selatan, Anita Ariance Howay mengatakan, menurut data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) tahun 2025 presentase stunting berada diangka 11 persen.
"Melalui data SKI (Survei Kesehatan Indonesia) kami ada diangka 31,1 persen. Kalau secara angka ada 298 dari 2.068 anak yang diperiksa," katanya kepada RRI Senin, 11 Mei 2026
Anita mengungkapkan, penyumbang terbesar stunting di Sorong Selatan yakni Imekko yang tergolong wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Dinas Kesehatan melalui organisasi profesi memiliki tugas dalam penanganan intervensi spesifik dengan pemberian makanan tambahan.
"Kalau tidak didukung dengan intervensi sensitif dari OPD yang melakukan pencegahan maka angka itu bisa naik dan bisa turun. Sebab asupan gizi yang mungkin tidak cukup untuk anak maka akan berdampak stunting," ujarnya
Anita Howay menyampaikan, menurut data bulan Februari 2026, angka stunting terjadi kenaikan dari 11 persen pada tahun 2025 menjadi 14,87 persen di tahun 2026. Angka presentase tersebut menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan.
"Kalau keluarga berisiko ini tidak dituntaskan maka akan melahirkan stunting baru. Oleh karena itu perlu kerjasama lintas OPD dan perhatian serius pemerintah agar persoalan stunting ini bisa ditekan."pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....